Protoplanet atau purwaplanet adalah planet berukuran seperti bulan, atau embrio planet yang berukuran lebih besar, yang terdapat dalam cakram protoplanet. Mereka dianggap terbentuk dari planetisimal berukuran beberapa kilometer, yang secara gravitasi saling tarik-menarik dan bertabrakan. Menurut teori pembentukan planet, orbit-orbit protoplanet sedikit berpotongan satu sama lain sehingga terjadilah tabrakan berdampak besar dan selanjutnya secara bertahap membentuk planet-planet yang dominan.

Dalam kasus Tata Surya, diperkirakan bahwa tabrakan antar planetisimal menciptakan beberapa ratus embrio planet. Embrio tersebut mirip dengan Pluto, dengan massa sekitar 1022 sampai 1023 kg dan berdiameter beberapa ribu kilometer. Selama sekitar 100 Ma mereka terlibat tabrakan berdampak besar satu sama lain. Kejadian yang jelas mengenai bagaimana embrio-embrio planet bertabrakan untuk membentuk planet tidaklah diketahui, tetapi diperkirakan bahwa tabrakan awal akan membuat embrio "generasi" pertama digantikan oleh embrio generasi kedua, yang jumlahnya lebih sedikit tetapi ukurannya lebih besar. Pada gilirannya tabrakan selanjutnya akan menciptakan generasi ketiga yang lebih sedikit lagi tetapi berukuran lebih besar dari embrio sebelumnya. Akhirnya hanya akan tertinggl segelintir embrio yang tersisa, yang kemudian bertabrakan dan akhirnya membentuk kumpulan planet-planet yang sebenarnya.

Referensi

sunting


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Piringan protoplanet

Piringan protoplanet atau cakram protoplanet adalah semacam piringan akresi yang terbentuk di sekitar bintang muda berjenis T Tauri atau Herbig-Haro.

Planet

Sebuah protobintang terbentuk di intinya dan dikelilingi oleh cakram protoplanet yang berputar. Melalui akresi (proses tabrakan tempel), partikel-partikel

Asal-usul air di Bumi

penstabilan dan pemertahanan air. Komet, objek trans-Neptunus, atau meteorit (protoplanet) yang kaya akan air menubruk Bumi. Pengukuran rasio isotop hidrogen deuterium

Sejarah Bumi

gravitasi, dan kelembaman meratakan awan tersebut menjadi bentuk cakram protoplanet yang tegak lurus terhadap sumbu rotasi. Adanya kekacauan yang disebabkan

Pembentukan dan evolusi Tata Surya

membentuk Matahari, sementara sisanya memipih menjadi sebuah cakram protoplanet yang kemudian membentuk planet, bulan, asteroid, dan benda kecil Tata

Psyche (wahana antariksa)

asteroid tipe-M terberat yang diketahui, dan dianggap sebagai inti besi protoplanet, sisa dari tabrakan hebat dengan objek lain yang lepas dari kerak luarnya

Hipotesis nebula

bintang adalah proses yang kompleks, yang selalu menghasilkan cakram protoplanet gas (proplyd) di sekitar bintang muda. Proses tersebut dapat melahirkan

Bumi

yang dipadukan dengan penambahan es dan air yang dibawa oleh asteroid, protoplanet, dan komet. Menurut hipotesis saat ini, "gas rumah kaca" atmosferik menjaga