Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. (Januari 2023) |
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Januari 2023) |
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Oktober 2022) |
Claytronics adalah konsep masa depan abstrak yang menggabungkan robotika nano dan ilmu komputer untuk membuat sejumlah komputer berskala nano yang disebut atom claytronic, atau catom, yang dapat berinteraksi satu sama lain untuk membentuk objek 3D nyata yang dapat berinteraksi dengan pengguna. Ide ini lebih luas disebut sebagai materi yang dapat diprogram.[1] Claytronics memiliki potensi untuk memengaruhi banyak bidang kehidupan sehari-hari, seperti telekomunikasi, antarmuka manusia-komputer, dan hiburan.
Referensi
sunting- ^ Goldstein, S.C.; Campbell, J.D.; Mowry, T.C. (May 2005). "Programmable matter" (PDF). Computer. 38 (6): 99–101. doi:10.1109/MC.2005.198. Diakses tanggal 20 February 2021.
Pranala luar
sunting- The Synthetic Reality Project at Carnegie Mellon
- "'Programmable matter' one day could transform itself into all kinds of look-alikes" in the Post-Gazette
- "'Teleporting' over the internet" on BBC
- "Claytronics and the Pario World" on WorldChanging
- A demo video of Catoms in action