Salah satu pelaksanaan produksi siaran televisi

Seorang produser film mengawasi dan menyalurkan sebuah proyek film kepada seluruh pihak terlibat sambil mempertahankan integritas, suara dan visi film tersebut. Mereka juga akan mengambil risiko keuangan dengan mengeluarkan uang mereka sendiri, khususnya selama periode praproduksi, sebelum sebuah film dapat terdanai sepenuhnya.

Produser terlibat aktif dalam semua tahapan proses pembuatan film, mulai dari pemunculan ide dan pengembangan hingga penyaluran proyek film tersebut.[1] Namun, suatu ide atau konsep film dapat muncul dari siapapun, termasuk penulis naskah, sutradara atau produser.

Dari draf naskah pertama, hingga semua tahap produksi, sampai pengisian suara terakhir, keberhasilan atau kegagalan berada di tangan produser. Pengalaman dalam bidang ini tidak selesai dalam satu malam. Pengalaman tersebut lahir dari pengetahuan kreatif dan teknis selama bertahun-tahun, dan tentang kecintaan terhadap pekerjaan dan segala yang seiring dengannya, disertai kemampuan memilih bakat yang tepat yang mampu mengelilingi dirinya.

Fungsi produser

sunting

Secara umum, fungsi produser di berbagai bidang ini berbeda satu sama lainnya. Dalam produksi siaran radio misalnya, produser kerap kali melakukan pekerjaan bersifat teknis mulai dari mengumpulkan bahan siaran hingga meramunya menjadi satu program layak siar. Untuk bidang televisi dan film fungsi produser bisa dibilang serupa. Namun, ada perbedaan peran produser pada produksi siaran televisi dan film. Dalam produksi siaran televisi, produser merupakan individu yang layak mendapat pujian terhadap satu program sebagai satu hasil karya. Sementara dalam produksi film, pujian tersebut biasanya diberikan kepada sutradara. dalam produksi televisi seorang produser lebih terlibat pada saat Pra Produksi. Kadang memang banyak orang sulit untuk membedakan fungsi antara produser dan sutradara, karena memang beda tipis. Sebenarnya fungsi produser dan sutradara hampir sama. Hanya saja yang membedakan ialah seorang produser lebih terlibat saat praproduksi dan sutradara itu pada saat pelaksanaan produksi.

Referensi

sunting
  1. ^ "Summary Report for: Producers". ONET Online. Diakses tanggal 17 December 2010.
  2. ^ The Avengers Forever: Julian Wintle Retrieved 2011-09-10



📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Jennifer Fox

Jennifer Fox adalah seorang produser film Amerika. Dari 2001 sampai 2007, ia menjadi presiden Section Eight Productions. Sebelumnya, ia menjadi Wakil

Ryan Santoso

Ryan Santoso (lahir 7 Juli 1995) adalah seorang produser film dan pebisnis asal Indonesia. Ia dikenal sebagai salah satu pendiri rumah produksi Uwais

Lukito Herlambang

Januari 1972), juga dikenal dengan nama Kicky Herlambang, adalah seorang produser film, jurnalis, dan fotografer Indonesia. Ia memulai kariernya sebagai jurnalis

Kathleen Kennedy

Kathleen Kennedy (lahir 5 Juni 1953) adalah produser film Amerika Serikat. Pada tahun 1981, ia turut mendirikan Amblin Entertainment bersama Steven Spielberg

Doug Mitchell

Doug Mitchell (lahir 1952) adalah produser film Britania Raya. Karier Mitchell sebagai produser berawal pada pertengahan 1980-an sebagai anggota rumah

Anggia Kharisma

Anggia Kharisma (lahir 3 November 1983) adalah produser film dan penata busana berkebangsaan Indonesia. Anggia berkuliah di Universitas Trisakti dengan

Randolph Zaini

Zaini adalah seorang sutradara, penulis skenario, produser film, dan penata suara asal Indonesia. Film penyutradaraan pertama Randolph, Preman dirilis pada

Lies Yanti Sugi Asih

Sugi Asih adalah seorang produser film, sinetron, FTV, dan iklan di Indonesia. Ia mengeyam pendidikan seninya di Fakultas Film dan Televisi Institut Kesenian