Plasmogami atau Plasmogamy adalah penyatuan dua atau lebih protoplasma, ciri khas gamet, tidak disertai dengan penyatuan nukleus.[1][2]

Hifa (+) dan hifa (-), masing-masing berkromosom haploid (n), berdekatan membentuk gametangium. Gametangium merupakan organ yang menghasilkan gamet pada tumbuhan tingkat rendah. Selanjutnya gametangium mengalami plasmogami (peleburan sitoplasma yang membentuk zigosporangium dikariotik (heterokariotik) dengan pasangan nukleus haploid yang belum bersatu.[butuh rujukan]

Referensi

sunting
  1. ^ "fungus (biology) :: Sexual reproduction". Britannica. Diakses tanggal 20 April 2015.
  2. ^ Abedon, Stephen. "Plasmogamy". Biology as Poetry. Diakses tanggal 25 October 2014.


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Pembuahan

atau peleburan nukleus. Biasanya melibatkan penggabungan sitoplasma (plasmogami) dan penyatuan bahan nukleus (kariogami). Dengan meiosis, zigot itu membentuk

Bunga

yakni pemindahan serbuk sari dari stamen ke karpel. Proses ini mencakup plasmogami, peleburan protoplas (sel tanpa dinding sel), serta kariogami, peleburan

Jamur tiram

miselium tersebut berfusi dengan hifa lain yang kompatibel sehingga terjadi plasmogami membentuk hifa dikaryotik. Setelah itu apabila kondisi lingkungan memungkinkan

Buah

bersifat diploid. Pembuahan pada tumbuhan berbunga ini melibatkan baik plasmogami, yakni persatuan protoplasma sel telur dan sperma, dan kariogami, yakni

Sel gamet

dan yang lebih kecil disebut mikrogamet. Kadang-kadang tidak ada pada plasmogami dalam fertilisasi, dalam hal ini nukleus-nukleus yang melebur dapat dianggap

Ascomycota

Melalui trikogin anteridium pindah dan masuk ke askogonium sehingga terjadi plasmogami. Askogonium tumbuh membentuk sejumlah hifa askogonium yang dikarion. Pertumbuhan

Basidiomycota

hutan biasa, mempunyai miselium yang diploid, di mana karyogami mengikuti plasmogami. Spora vegetatif (konidia) juga ditemukan di basidiomycetes. Daftar familia

Sistem reproduksi

Reproduksi seksual dimulai dengan penyatuan hifa yang terdiri dari proses plasmogami dan kariogami, yang menghasilkan spora seksual, yaitu zigospora, askospora