📑 Table of Contents

Phaseolus
P. vulgaris
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Rosidae
Ordo: Fabales
Famili: Fabaceae
Subfamili: Faboideae
Klad: Millettioid
Tribus: Phaseoleae
Subtribus: Phaseolinae
Genus: Phaseolus
L.
Spesies

lihat teks

Phaseolus (kacang, kacang liar)[1] adalah sebuah genus dalam keluarga Fabaceae yang terdiri dari sekitar 70 spesies tumbuhan, semuanya berasal dari Amerika, utamanya Meksiko.[2]

Sekitar empat spesies didomestikasikan sejak zaman pre-Kolombus untuk diambil kacang-nya.[3] Salah satu spesies yang paling terkenal adalah kacang umum, P. vulgaris, yang saat ini ditanam di seluruh dunia dalam keadaan tropis, semitropis, dan iklim panas.

Klasifikasi sebelumnya menempatkan sejumlah spesies terkenal lainnya pada genus ini sekarang dipindahkan ke genus Vigna, yang terkadang disertai dengan pengubahan nama spesies. Contohnya, penulisan lama menyebut kacang hijau sebagai Phaseolus aureus, sementara sumber-sumber yang lebih modern mengklasifikasikan spesies tersebut sebagai Vigna radiata. Hal yang sama juga terjadi pada kacang siput, Vigna caracalla, yang ditemukan pada 1753 dan pada 1970 dipindahkan dari Phaseolus sampai Vigna. Pengartian modern dari Phaseolus dinyatakan sebagai sebuah genus endemik dari Dunia Baru sendiri.

Spesies Phaseolus digunakan sebagai tanaman pangan oleh larva dari beberapa spesies Lepidoptera.

Etimologi

sunting

Nama generik Phaseolus diperkenalkan oleh Linnaeus pada 1753,[4] yang berasal dari kata Latin phaseolus, sebuah percampuran dari kata phasēlus dan suffiks diminutif -olus, yang diturunkan dari kata Yunani φάσηλος 'cowpea'[5] (terkadang disalahartikan sebagai 'kacang ginjal', sebuah tanaman Dunia Barat), yang asal mula penyebutannya tidak diketahui.[6]

Spesies

sunting

Spesies-spesiesnya meliputi:[7]

Referensi

sunting
  1. ^ "Phaseolus". Integrated Taxonomic Information System.
  2. ^ Delgado-Salinas, A.; Thulin, M.; Pasquet, R.; Weeden, N.; Lavin, M. (2011). "Vigna (Leguminosae) sensu lato: the names and identities of the American segregate genera". American Journal of Botany. 98 (10): 1694–715. doi:10.3732/ajb.1100069. PMID 21980163.
  3. ^ DOI:10.2135/cropsci2004.0582 10.2135/cropsci2004.0582
    Rujukan ini akan diselesaikan secara otomatis dalam beberapa menit. Anda dapat melewati antrian atau membuat secara manual
  4. ^ Linnaeus, Species Plantarum 2:623, dikutip dalam Kamus Bahasa Inggris Oxford s.v. 'phaseolin'
  5. ^ Henry George Liddell, Robert Scott, A Greek-English Lexicon s.v. φάσηλος
  6. ^ Kamus Bahasa Inggris Oxford s.v. 'phaseolin'
  7. ^ ILDIS Version 6.05

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Phaseolus vulgaris

Phaseolus vulgaris, buncis atau kacang buncis, adalah tumbuhan semusim herba yang dibudidayakan di seluruh dunia untuk biji keringnya yang dapat dimakan

Tempe

lupin, Lupinus angustifolius), tempe kacang merah (dari kacang merah, Phaseolus vulgaris), tempe kacang tunggak (dari kacang tunggak, Vigna unguiculata)

Kacang kratok

Kacang kratok atau kekara (Phaseolus lunatus) adalah sejenis kacang-kacangan dari suku Fabaceae. Semula di Indonesia dikembangkan sebagai tanaman penutup

Kacang-kacangan

kedatangan Columbus, yaitu Phaseolus vulgaris, Phaseolus lunatus, Phaseolus acutifolius, Phaseolus coccineus, dan Phaseolus polyanthus. Beberapa jenis

Kacang hitam

Kacang hitam adalah jenis kacang biasa ( Phaseolus vulgaris ) yang kecil dan berkilau, yang sangat populer dalam masakan Amerika Latin, meskipun kacang

Kacang

berasal dari sekitar milenium kedua SM. Analisis genetik dari kacang buncis Phaseolus menunjukkan bahwa tanaman ini berasal dari Mesoamerika, dan kemudian menyebar

Kacang merah

merah atau kacang jogo dalam Bahasa Jawa adalah sejenis kacang dari jenis Phaseolus vulgaris. Dalam bahasa Inggris, kacang ini dikenal dengan nama Red Kidney

Cabai jawa (tanaman)

Callosobruchus maculatus (F.) (Coleoptera: Bruchidae) pada Benih Kacang Hijau (Phaseolus aureus R.) Aplikasi Ekstrak Tumbuhan untuk PerIakuan Benih Padi dan Kedelai