Pendidikan yang berhubungan dengan pengetahuan seputar kehutanan.

Pendidikan di Jerman merupakan tanggung jawab negara bagian (Länder) yang merupakan bagian dari kedaulatan konstitusionalnya (Kulturhoheit der Länder). Guru bekerja di bawah Kementerian Pendidikan di negara bagian dan biasanya memiliki pekerjaan seumur hidup setelah periode tertentu (verbeamtet). Dewan orang tua dipilih untuk menyuarakan pandangan orang tua kepada pihak administrasi sekolah. Setiap kelas memilih satu atau dua "Klassensprecher" yang bertemu beberapa kali dalam setahun sebagai "Schülerrat" (dewan siswa).[1]

Sejarah

sunting

Di Jerman pada tahun 1959 (sebelum reunifikasi Jerman), Komisi Pendidikan Jerman Barat mengusulkan agar tiga macam sekolah lanjutan menjadi bentuk umum dari pendidikan menengah.[2] Tiga macam sekolah itu adalah:

  1. Sekolah semacam akademi yang mempersiapkan anak-anak untuk menjadi pekerja yang membutuhkan kemahiran dengan mutu akademis.
  2. Sekolah yang mengusahakan pendidikan teknik untuk memenuhi kebutuhan kemahiran teknik yang tinggi bagi tenaga kerjanya.
  3. Semacam pendidikan menengah untuk keperluan tenaga kerja kasar, tidak akademis sifatnya dan tanpa landasan khusus mengenai kejuruannya.

Pendidikan Sains di Jerman

sunting

Politeknik dalam Jerman modern mengajari semua cabang dalam sains meliputi pengamatan dan eksperimen, tidak hanya yang berhubungan dengan prinsip-prinsip abstrak, tetapi juga penerapannya dalam konteks dunia industri. Penerapan-penerapan ini tidak hanya sekadar diperlakukan sebagai penjelasan dari sains, tetapi dianggap sebagai materi utama untuk perintah, demi pemahaman mengenai kursus sistemik yang mana tentang ilmu teoretis yang diberikan.[3]

Catatan kaki

sunting
  1. ^ Chr., Ooyen, Robert; van., Ooyen, Robert Christian (2006). Das Bundesverfassungsgericht im politischen System. Wiesbaden: VS Verlag für Sozialwissenschaften / GWV Fachverlage GmbH, Wiesbaden. ISBN 3531147625. OCLC 695853978. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  2. ^ Vaizey, John (1987). Pendidikan di Dunia Modern. Jakarta: Gunung Agung. hlm. 98–99. ISBN 979-412-028-6. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ^ Roscoe, H.E. (10 Maret 1870). "Science Education in Germany" (PDF). Nature: 1. doi:10.1038/001475a0.


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Jerman

Jerman (bahasa Jerman: Deutschlandcode: de is deprecated , pelafalan dalam bahasa Jerman: [ˈdɔʏtʃlant]), dengan nama resmi Republik Federal Jerman (bahasa

Pendidikan menengah di Jepang

dengan mata pelajaran tambahan termasuk pendidikan jasmani, musik, seni, dan pendidikan moral. Terutama ilmu sosial di Jepang diturunkan menjadi kewarganegaraan

Pendidikan di Belanda

Pendidikan di Belanda memiliki karakteristik khusus dengan sistem yang berorientasi pada kebutuhan dan latar belakang peserta didik. Sistem pendidikan

Daftar perguruan tinggi di Jerman

Terdapat 331 universitas dan kolese di Jerman, 158 Fachhochschule (Universitas Ilmu Terapan/Politeknik), 95 lembaga pendidikan tinggi non-negeri (dari 51 swasta

Wilhelm von Humboldt

teori serta praktik pendidikan. Dia memberikan kontribusi besar pada pengembangan liberalisme dengan melihat masa depan pendidikan sebagai sarana untuk

Jawed Karim

perbatasan Jerman dalam bersama keluarganya pada awal 1980-an karena mengalami rasisme, dan tumbuh besar di Neuss, Jerman Barat. Menghadapi rasisme di sana

Universitas Negeri Malang

Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni (FPBS), FKIS menjadi Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS), FKIE menjadi Fakultas Pendidikan Matematika

Ernst Jäckh

Hochschule für Politik di Berlin dari tahun 1920 hingga 1933. Jäckh lahir di Urach, Jerman. Dia menempuh pendidikan menengahnya di seminari teologi Maulbronn