Tanda kepangkatan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat adalah daftar tanda pangkat yang digunakan di Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat hingga saat ini. Sebagaimana di kecabangan lainnya, kepangkatan terdiri dari Perwira, Bintara dan Tamtama.

Tanda kepangkatan di bawah mengikut dari pakaian dinas yang digunakan. Di antaranya adalah Pakaian Dinas Upacara (PDU), Pakaian Dinas Harian (PDH) dan Pakaian Dinas Lapangan (PDL). Masing-masing pakaian dinas dan atributnya telah diatur dalam peraturan TNI. Tanda kepangkatan sendiri dalam beberapa hal terbagi dua, yaitu yang memegang komando (ada garis merah di pinggir atau tengah) dan staf biasa.

Pada tanda pangkat perwira menengah dan pertama ditambahkan lambang kesatuan atau kecabangan yang ada di TNI Angkatan Darat.

Tanda pangkat Tentara Keamanan Rakyat

sunting

Tanda pangkat yang tercantum adalah yang dipakai pada saat awal pembentukan TKR hingga terbentuknya TNI dan digunakan pada kerah baju. Tanda pangkat ini dipakai untuk barisan TKR khususnya angkatan darat.[1] Untuk TKR laut dan TKR jawatan penerbangan digunakan tanda pangkat yang berbeda.

Tanda pangkat

Djenderal

Letnan Djenderal

Djenderal Major

Kolonel

Letnan Kolonel

Major

Kapten

Letnan I

Letnan II

Letnan Muda/Pembantu Letnan

Sersan Major

Sersan

Kopral

Pradjurit Klas-I

Pradjurit Klas-II

Catatan: Tulisan sebutan pangkat tetap mengikuti ejaan saat itu.

Tanda pangkat Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

sunting

Tanda pangkat yang tercantum adalah yang dipakai saat ini sejak diberlakukannya peraturan pemerintah terbaru pada tahun 1997. Tanda pangkat dibagi tiga macam berdasarkan kegunaan pakaian seragam yaitu pakaian dinas upacara (PDU), pakaian dinas harian (PDH) dan pakaian dinas lapangan (PDL). Penempatan tanda pangkat pada pakaian dinas upacara dan pakaian dinas harian untuk jenjang bintara tinggi hingga pangkat kehormatan ditempatkan di pundak kemeja, sedangkan untuk jenjang tamtama dan bintara ditempatkan pada lengan baju. Untuk pakaian dinas lapangan, tanda pangkat ditempatkan pada kerah baju untuk jenjang bintara tinggi hingga perwira, sedangkan untuk bintara hingga tamtama tetap ditempatkan pada lengan baju.

Pangkat kehormatan

sunting
Jenderal Besar
Pakaian Tanda pangkat Penerima pangkat Padanan dengan yang lain
Pakaian dinas upacara (PDU)
Pakaian dinas harian (PDH)
Pakaian dinas lapangan (PDL)

Perwira

sunting

Perwira Tinggi

sunting
Lihat artikel lainnya di Perwira tinggi.

Perwira Tinggi sering juga disingkat menjadi Pati.

Pakaian
Jenderal Letnan Jenderal Mayor Jenderal Brigadir Jenderal
staf komando staf komando staf komando staf komando
Pakaian dinas upacara
(PDU)
Pakaian dinas harian
(PDH)
Pakaian dinas lapangan
(PDL)
Padanan dengan yang lain

Perwira Menengah

sunting

Perwira Menengah sering juga disingkat menjadi Pamen.

Pakaian
Kolonel Letnan Kolonel Mayor
staf komando staf komando staf komando
Pakaian dinas upacara
(PDU)
Pakaian dinas harian
(PDH)
Pakaian dinas lapangan
(PDL)
Padanan dengan yang lain

Perwira Pertama

sunting

Perwira Pertama sering juga disingkat menjadi Pama.

Pakaian
Kapten Letnan Satu Letnan Dua
staf komando staf komando staf komando
Pakaian dinas upacara
(PDU)
Pakaian dinas harian
(PDH)
Pakaian dinas lapangan
(PDL)
Padanan dengan yang lain

Bintara

sunting

Bintara Tinggi

sunting
Pakaian
Pembantu Letnan Satu Pembantu Letnan Dua
staf komando staf komando
Pakaian dinas upacara
(PDU)
Pakaian dinas harian
(PDH)
Pakaian dinas lapangan
(PDL)
Padanan dengan yang lain

Bintara

sunting
Pakaian
Sersan Mayor Sersan Kepala Sersan Satu Sersan Dua
staf komando staf komando staf komando staf komando
Pakaian dinas upacara
(PDU)
Pakaian dinas harian
(PDH)
Pakaian dinas lapangan
(PDL)
Padanan dengan yang lain

Tamtama

sunting

Tamtama Kepala

sunting
Pakaian
Kopral Kepala Kopral Satu Kopral Dua
staf komando staf komando staf komando
Pakaian dinas upacara
(PDU)
Pakaian dinas harian
(PDH)
Pakaian dinas lapangan
(PDL)
Padanan dengan yang lain

Tamtama

sunting
Pakaian Prajurit Kepala Prajurit Satu Prajurit Dua
Pakaian dinas upacara
(PDU)
Pakaian dinas harian
(PDH)
Pakaian dinas lapangan
(PDL)
Padanan dengan yang lain

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ Sedjarah TNI-AD Kodam VII/Diponegoro. Sirnaning Jakso katon Gapuraning Ratu. Semarang: Jajasan Penerbit Diponegoro. 1968.

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Stasiun Padalarang

Stasiun Padalarang (PDL) adalah kompleks stasiun kereta api yang terletak di Kertajaya, Padalarang, Bandung Barat; pada ketinggian +695 m. Kompleks ini

Kepangkatan Tentara Nasional Indonesia

dinas upacara (PDU), pakaian dinas harian (PDH) dan pakaian dinas lapangan (PDL). Penempatan tanda pangkat pada pakaian dinas upacara dan pakaian dinas harian

Tanda Kepangkatan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut

Dinas Upacara (PDU), Pakaian Dinas Harian (PDH) dan Pakaian Dinas Lapangan (PDL). Masing-masing pakaian dinas dan atributnya telah diatur dalam peraturan

Tanda Kepangkatan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara

Dinas Upacara (PDU), Pakaian Dinas Harian (PDH) dan Pakaian Dinas Lapangan (PDL). Masing-masing pakaian dinas dan atributnya telah diatur dalam peraturan

Batalyon Raider

karena KOSTRAD telah mempunyai PDL khusus tersendiri sedangkan Infanteri reguler yang bernaung di bawah KODAM masih memakai PDL ABRI hijau polos tanpa kamuflase

Nippon Kaigi

dari pemerintahan Jepang melalui sekutu-sekutunya. Shinzō Abe, politikus PDL, menjabat sebagai penasehat istimewa untuk liga parlementer kelompok tersebut

Batalyon Intai Amfibi

Laut) setidaknya Taifib mempunyai 3 jenis PDL (Pakaian Dinas Lapangan) sbb: PDL ”Khas” KKO AL PDL “Khas” Marinir PDL “Umum” (Malvinas – TNI). Dalam perkembangannya

Korps Pasukan Gerak Cepat

baret jingga ini sangat terkenal. Bahkan PDL Sus KOPASGAT bermotif macan tutul menjadi acuan pemakaian PDL TNI saat operasi Seroja. Saat operasi pembebasan