The Bitter Draught ("Sesapan Pahit") oleh Adriaen Brouwer.

Pahit adalah salah satu rasa yang paling sensitif. Kebanyakan menganggapnya tidak nyaman dan tajam, tetapi terkadang diinginkan dan sengaja ditambahkan dalam hidangan melalui pemahit makanan. Contoh makanan dan minuman pahit mencakup zaitun yang belum matang, beberapa jenis keju, kopi, dan kakao yang belum dimaniskan.

Rasa pahit menjadi perhatian bagi peneliti bidang evolusi begitu juga banyak ahli kesehatan[1][2] karena banyaknya jumlah senyawa pahit beracun yang ditemukan di alam. Kemampuan untuk mendeteksi senyawa pahit yang beracun pada jumlah sedikit diyakini berperan penting dalam perlindungan diri.[1][2][3] Tumbuhan umumnya mengandung daun matang yang beracun, dan terdapat kecenderugan untuk memakan daun muda pada primata pemakan daun, yang cenderug lebih tinggi protein dan lebih rendah serat dan zat beracun dari pada daun tua.[4] Pada manusia, berbagai metode pengolahan makanan telah digunakan di seluruh dunia untuk menghilangkan racun dari makanan-makanan yang sebelumnya tidak dapat dimakan.[5] Terlebih lagi, penggunaan api, perubahan pola makan, dan penghindaran dari zat beracun telah mengarah ke evolusi netral dari sensitivitas kepahitan manusia. Hal ini memungkinkan terjadinya mutasi yang dapat menghilangkan fungsi, yang telah menyebabkan kepada berkurangnya kapasitas sensorik untuk rasa pahit pada manusia, ketimbang spesies lainnya.[6]

Referensi

sunting
  1. ^ a b Guyton, Arthur C. (1991) Textbook of Medical Physiology. (8th ed). Philadelphia: W.B. Saunders
  2. ^ a b Logue, Alexandra W. (1986). The Psychology of Eating and Drinking. New York: W.H. Freeman & Co. ISBN 978-0-415-81708-0.[halaman dibutuhkan]
  3. ^ Glendinning, J. I. (1994). "Is the bitter rejection response always adaptive?". Physiol Behav. 56 (6): 1217–1227. doi:10.1016/0031-9384(94)90369-7. PMID 7878094. S2CID 22945002.
  4. ^ Jones, S., Martin, R., & Pilbeam, D. (1994) The Cambridge Encyclopedia of Human Evolution. Cambridge: Cambridge University Press[halaman dibutuhkan]
  5. ^ Johns, T. (1990). With Bitter Herbs They Shall Eat It: Chemical ecology and the origins of human diet and medicine. Tucson: University of Arizona Press[halaman dibutuhkan]
  6. ^ Wang, X. (2004). "Relaxation Of Selective Constraint And Loss Of Function In The Evolution Of Human Bitter Taste Receptor Genes". Human Molecular Genetics. 13 (21): 2671–2678. doi:10.1093/hmg/ddh289. PMID 15367488.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Singkong

terbesar. Singkong ditanam dalam varietas manis dan pahit; keduanya mengandung racun, tetapi varietas pahit memilikinya dalam jumlah yang jauh lebih besar

Pahit Pahit Manis

Pahit-Pahit Manis adalah film Indonesia yang dirilis pada tahun 1952 dengan disutradarai oleh L. Inata. Film ini dibintangi antara lain oleh Titien Sumarni

Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita

di Auckland, Selandia Baru pada 7 Maret 2026. Film ini menyoroti potret pahit perjuangan masyarakat adat di wilayah Papua Selatan—terutama dari suku Marind

Si Pahit Lidah

Si Pahit Lidah merupakan cerita rakyat yang berasal dari daerah Sumatera Selatan, Kabupaten Kaur. Cerita rakyat ini menceritakan tentang tokoh masyarakat

Secangkir Kopi Pahit

Secangkir Kopi Pahit adalah film Indonesia yang dirilis pada tahun 1985 dengan disutradarai oleh Teguh Karya. Film ini dibintangi antara lain oleh Rina

Bratawali

pekarangan atau tumbuh liar di hutan. Rebusan batangnya yang terasa sangat pahit biasa dijadikan obat reumatik, mengurangi gula darah, menurunkan panas(meningkatkan

Kopi Pahit

Kopi Pahit adalah film drama Indonesia tahun 2022 produksi KlikFilm Productions yang disutradarai oleh Herwin Novianto. Film ini dibintangi oleh Mahalini

Jejak Duka Diandra

Dimitri justru menyeretnya ke dalam pusaran fitnah, rahasia, dan pilihan pahit yang mengubah segalanya. Dengan luka yang belum sembuh, mereka bertemu kembali