Open Shortest Path First (OSPF) adalah sebuah protokol routing otomatis (Dynamic Routing) yang mampu menjaga, mengatur dan mendistribusikan informasi routing antar network mengikuti setiap perubahan jaringan secara dinamis. Pada OSPF dikenal sebuah istilah Autonomus System (AS) yaitu sebuah gabungan dari beberapa jaringan yang sifatnya routing dan memiliki kesamaan metode serta policy pengaturan network, yang semuanya dapat dikendalikan oleh network administrator. Dan memang kebanyakan fitur ini digunakan untuk management dalam skala jaringan yang sangat besar. Oleh karena itu untuk mempermudah penambahan informasi routing dan meminimalisir kesalahan distribusi informasi routing, maka OSPF bisa menjadi sebuah solusi.

OSPF termasuk di dalam kategori IGP (Interior Gateway Protocol) yang memiliki kemapuan Link-State dan Alogaritma Djikstra yang jauh lebih efisien dibandingkan protokol IGP yang lain. Dalam operasinya OSPF menggunakan protokol sendiri yaitu protokol 89.

Referensi

sunting

http://www.mikrotik.co.id/artikel_lihat.php?id=154

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Routing Information Protocol

dianggap usang oleh teknik yang lebih maju, seperti Open Shortest Path First (OSPF) dan protokol OSI IS-IS. RIP juga telah diadaptasi untuk digunakan dalam

Request for Comments

tertinggi RFC 1350 Trivial File Transfer Protocol RFC 1403 Interaksi BGP OSPF RFC 1459 Protokol Internet Relay Chat RFC 1498 Diskusi arsitektur RFC 1518

Masker subjaringan

Routing Information Protocol (RIP) versi 2 (RIPv2), Open Shortest Path First (OSPF), dan Border Gateway Protocol (BGP versi 4 (BGPv4). Protokol RIP versi 1

Multiprotocol Label Switching

keduanya. Sebelumnya, paket-paket diteruskan dengan protokol routing seperti OSPF, IS-IS, BGP, atau EGP. Protokol routing berada pada lapisan network (ketiga)

Protokol Internet

Encapsulating Security Payload (IPSec ESP) 51 IP Security Authentication Header (AH) 66 MIT Remote Virtual Disk (RVD) 89 Open Shortest Path First (OSPF)

Packet Tracer

dari simulasi Aplikasi protokol Lapisan, serta dasar routing dengan RIP, OSPF, EIGRP, BDP, untuk luasan yang diperlukan oleh arus CCNA kurikulum. Sebagai

Model OSI

(Packet-LaISO/IEC 8878, X.223, ISO/IEC 8473-1, CLNP X.233. IP, IPsec, ICMP, IGMP, OSPF SCCP, MTP ATP (TokenTalk atau EtherTalk) IPX RRC (Radio Resource Control)

Jaringan terdesentralisasi 42

peserta lainnya. BGP biasanya digunakan untuk routing antar AS, sementara OSPF kebanyakan digubakan untuk protokol routing intra AS. Setiap peserta bebas