Citra seniman bagi Hinode (Solar-B).

Hinode (ひので, Hinode, bermakna "matahari terbit") adalah sebuah wahana antariksa Jepang (bekerja sama dengan Amerika Serikat dan Britania Raya) yang diluncurkan JAXA untuk meneliti Matahari. Sebelumnya bernama Solar-B, wahana ini diluncurkan dari Pusat Ruang Angkasa Uchinoura di Kagoshima pada 22 September 2006 (waktu GMT).

Hinode membawa tiga buah teleskop untuk mengamati aktivitas lidah api yang merupakan jilatan api di atmosfer Matahari karena ledakan di permukaannya. Tiga buah teleskop tersebut adalah:

  • Spektrometer Pencitra Ultraviolet (Extreme-Ultraviolet Imaging Spectrograph, EIS)
  • teleskop optik Matahari (Solar Optical Telescope, SOT)
  • teleskop sinar-X (X-ray Telescope, XRT)

Hinode akan mencoba mengukur medan magnet yang terbentuk di permukaan Matahari sepanjang terjadinya lidah api dan mengidentifikasi pemicunya. Tujuan utamanya adalah memahami perilaku Matahari dengan lebih baik sehingga dapat memprediksi peristiwa terjadinya lidah api.

Hinode adalah misi lanjutan misi Yohkoh (Solar-A) yang diluncurkan tahun 1991.

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Proxima Centauri

pemeriksaan terhadap Proxima Centauri dengan menggunakan Faint Object Spectrograph pada teleskop luar angkasa Hubble menunjukkan bukti adanya pengiring

Daftar lubang hitam paling masif

Black Hole Mass from Gas-dynamical Models of Space Telescope Imaging Spectrograph Observations". The Astrophysical Journal. 770 (2): 86. arXiv:1304.7273

Bulan

astronomi dan spektrum ultraungu dengan menggunakan Far Ultraviolet Camera/Spectrograph. Meskipun panji-panji Luna Uni Soviet tersebar di Bulan, dan bendera