Oding Nasution
LahirAumar Naudin Nasution
(1954-12-08)8 Desember 1954
Jakarta, Indonesia
Meninggal27 Februari 2020(2020-02-27) (umur 65)
Jakarta, Indonesia
MakamTaman Pemakaman Umum Karet Bivak, Jakarta[1]
KebangsaanIndonesia
Nama lainOdink Nasution
Pekerjaan
Tahun aktif1971–2020
Orang tuaSaidi Hasjim Nasution (bapak)
KeluargaKeenan Nasution (kakak)
Gauri Nasution (kakak)
Debby Nasution (adik)
Karier musik
Genre
Instrumen
Artis terkait

Aumar Naudin Nasution (8 Desember 1954 – 27 Februari 2020), lebih dikenal sebagai Oding Nasution adalah seorang musikus Indonesia keturunan Batak, Sumatera Utara.[2] Ia merupakan salah satu dari keluarga musisi Nasution bersaudara serta merupakan anggota dari berbagai grup musik Indonesia seperti God Bless, Gipsy, Prambors Band dan Cockpit Band.[3][4][5]

Karier

sunting

Oding Nasution membentuk The Young Gipsy bersama Debby serta dibantu oleh Keenan Nasution pada tahun 1971.[5] Pada tahun 1973, ia bersama dengan Debby dan Keenan bergabung secara singkat dengan grup musik God Bless.[5] Pada tahun 1975, Debby bergabung sebagai gitaris dalam grup musik Prambors Band, yang terlibat dalam beberapa album seperti Jakarta Jakarta dan 10 Pencipta Lagu Remaja. Ia juga menjadi pemain gitar utama dalam album Lomba Cipta Lagu Remaja selama akhir dekade 1970-an.[5][3]

Selama pertengahan tahun 1970-an, ia hadir sebagai gitaris dalam kelompok Gipsy yang merilis album Guruh Gipsy pada tahun 1977.[6] Album Guruh Gipsy ditempatkan pada peringkat kedua dalam daftar 150 album Indonesia terbaik sepanjang masa oleh majalah Rolling Stone Indonesia pada edisi #32 terbitan Desember 2007.[7] Pada tahun 1980-an, ia bersama dengan bassis Raidy Noor, pemain drum Yaya Moektio, kibordis Krisna dan vokalis Arry Syaff, mereka mendirikan grup musik Cockpit Band, yang memainkan musik rok progresif yang dipengaruhi oleh grup musik Britania Raya Genesis.[3] Secara tunggal, ia merupakan salah satu penampil rutin dalam Jakarta Blues Festival.[5][3]

Kematian

sunting

Oding Nasution meninggal pada tanggal 27 Februari 2020 di Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati, Jakarta,[4] disebabkan oleh gagal ginjal serta berbagai komplikasi,[3] yang telah dideritanya sejak beberapa tahun sebelumnya dan membuatnya harus rutin cuci darah.[3][4] Sebagai bentuk penghormatan, namanya disebut sebagai salah satu di antara mendiang musisi dalam segmen "Dalam Kenangan" penghargaan Anugerah Musik Indonesia 2020.[2]

Referensi

sunting
  1. ^ Hadiansyah, Surya (28 Juli 2025). "Oding Nasution Intens Mendalami Ilmu Agama Sebelum Meninggal Dunia". Liputan6.com. KapanLagi Youniverse. Diakses tanggal 28 Juli 2025.
  2. ^ a b developer, medcom id (2020-02-28). "Oding Nasution Dimakamkan di TPU Karet Bivak". medcom.id. Diakses tanggal 2026-01-27.
  3. ^ a b c d e f Rura, Cecylia (27 Februari 2020). "Musisi Oding Nasution Meninggal Dunia". Medcom.id. Media Group. Diakses tanggal 28 Juli 2025.
  4. ^ a b c "Pihak Keluarga Ceritakan Kronologi Meninggalnya Oding Nasution". KapanLagi.com. KapanLagi Youniverse. 27 Februari 2020. Diakses tanggal 28 Juli 2025.
  5. ^ a b c d e Arbhi (4 Februari 2021). "Nasution Bersaudara dan Pesona Musik Indonesia". Ami-awards.com. Yayasan Anugerah Musik Indonesia. Diakses tanggal 28 Juli 2025.
  6. ^ Ginting 2009, hlm. 295–297.
  7. ^ "150 Album Indonesia Terbaik". Rolling Stone Indonesia. No. 32. Jakarta: JHP Media. Desember 2007.
Daftar pustaka

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Keenan Nasution

bersama dua saudaranya, Oding dan Debby Nasution. Hanya sebentar di God Bless, pada 1975 Keenan membentuk Badai Band bersama Oding yang diisi sejumlah nama

Guruh Gipsy

grup musik Gipsy yang beranggotakan Keenan Nasution, Chrisye, Abadi Soesman, Roni Harahap, dan Oding Nasution. Memadukan instrumen modern dengan gaya musik

Yaya Moektio

"Kemarau II". Pada tahun 1980 Yaya bersama Oding Nasution, almarhum Freddie Tamaela, Harry Minggoes dan Debby Nasution membentuk kelompok Batara Band yang memfokuskan

LCLR 1977

Mini Moog, Percussion: Jockie S Drums, Percussion: Keenan Nasution Lead Guitar: Oding Nasution Bass Electric: Oding Nasution, Donny G (Fattah Gagola)

Indonesia Maharddhika

rock progresif Indonesia Gipsy, yang terdiri dari Chrisye, Keenan Nasution, Oding Nasution, Roni Harahap, dan Abadi Soesman, bersama dengan Guruh Sukarnoputra

Abadi Soesman

Soekarno Putra (gamelan, piano, komposer), Keenan Nasution (drum, vokal), Chrisye (bass, vokal), Oding Nasution (gitar), Roni Harahap (keyboards), dan Abadi

God Bless

2026) Deddy Dores - kibordis, gitaris Oding Nasution - gitaris Keenan Nasution - drummer dan perkusionis Debby Nasution - kibordis Yockie Soerjoprajogo -

Debby Nasution

Debi Murti Nasution (12 Maret 1956 – 15 September 2018), lebih dikenal sebagai Debby Nasution adalah seorang musikus dan penyanyi Indonesia keturunan Batak