Rekonstruksi gerbang Mashki.

Niniwe (Akkadia: Ninua; Aramaik: ܢܸܢܘܵܐ; bahasa Ibrani: נינוה‎, Nīnewē; bahasa Yunani: Νινευη; bahasa Latin: Nineve; Arab: نينوى, Naīnuwa), adalah kota kuno yang disebut "kota yang luar biasa agung" dalam Kitab Yunus. Kota ini terletak di tepian tenggara sungai Tigris dan merupakan ibu kota kerajaan Asiria purba.[1] Situs kota purbakala ini terletak tepat di seberang kota Mosul, di Provinsi Ninawa, Irak.

36°21′34″N 43°09′10″E / 36.35944°N 43.15278°E / 36.35944; 43.15278

Geografi

sunting

Reruntuhan utama di Niniwe adalah timbunan gundukan Kouyunjik dan Nabī Yūnus yang terletak pada kawasan dataran rata tempat bertemunya sungai Tigris dengan sungai Khosr dalam kawasan seluas 1.800-ekar (7 km2) yang dikelilingi tembok bata berukuran 12-kilometer (7,5 mi). Kawasan seluas ini kini merupakan kawasan reruntuhan yang sebagian wilayahnya kini menjadi kawasan pinggiran permukiman kota Mosul.

Niniwe adalah tempat persimpangan jalur perniagaan yang melalui sungai Tigris. Kota purba ini menempati posisi tengah antara Laut Tengah dengan Samudra Hindia, maka kota ini menghubungkan timur dan barat. Berkat posisi pentingnya bagi perdagangan; berbagai komoditas perdagangan, uang, dan kekayaan mengalir dari berbagai tempat ke Niniwe. Akibatnya kota ini menjadi salah satu kota terbesar dan terkaya pada zaman purba di Mesopotamia.[2]

Referensi

sunting
  1. ^ Browning, W (2015). Kamus Alkitab. Jakarta: BPK Gunung Mulia. hlm. 291.
  2. ^ "Proud Nineveh" is a constant emblem of earthly pride in the Old Testament prophecies: "And He will stretch out His hand against the north And destroy Assyria, And He will make Nineveh a desolation, Parched like the wilderness." (Zephaniah 2:13).

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Dataran Niniwe

Dataran Niniwe (bahasa Suryani: ܦܩܥܬܐ ܕܢܝܢܘܐcode: syc is deprecated , translit. Pqatā d'Ninwe, dan bahasa Suryani: ܕܫܬܐ ܕܢܝܢܘܐcode: syr is deprecated  ;

Taman Gantung Babilonia

yang dibangun oleh Raja Asyur Sennacherib (704–681 SM) di ibu kotanya, Niniwe, di tepi Sungai Tigris, di dekat kota modern Mosul. Terdapat lima penulis

Yunus

Yunus diperintahkan ke Niniwe, tapi melarikan diri ke kapal dan kemudian ditelan ikan. Setelah dimuntahkan, Yunus pergi ke Niniwe dan menyeru penduduknya

Ishak dari Niniwe

Ishak dari Niniwe (bahasa Suryani: ܡܪܝ ܐܝܣܚܩ ܕܢܝܢܘܐcode: syr is deprecated ; Arab: إسحاق النينوي Ishaq an-Naynuwī; bahasa Yunani: Ἰσαὰκ Σύροςcode: grc

Pertempuran Niniwe (612 SM)

Pertempuran Niniwe disepakati terjadi antara tahun 613 dan 611 SM, dengan tahun 612 SM menjadi tahun yang paling banyak disetujui. Pasukan koalisi yang

Namrud

Dari negeri itu ia pergi ke Asyur, lalu mendirikan Niniwe, Rehobot-Ir, Kalah dan Resen di antara Niniwe dan Kalah; itulah kota besar itu. 1 Tawarikh 1:8-10

Bahasa Suryani

penting di antaranya Aphrahat, Bardaisan, Ephrem orang Siria, Ishak dari Niniwe, Yakub dari Edessa, Theofilus dari Edessa, Michael Syrus dan Gregorius Bar-Hebraeus

Sanherib

kota Babel pada tahun 689 SM, dan pemugaran sekaligus pemekaran kota besar Niniwe, ibu kota terakhir bangsa Asyur. Sekalipun terbilang salah seorang Raja