📑 Table of Contents
PT Ekamas Mora Republik Tbk
Jenis perusahaan
Kontraktor
Kode emitenBEI: MORA
IndustriInfrastruktur Telekomunikasi
Didirikan2000
Kantor pusat
GrHa 9, Lt. 6 Jl. Panataran No. 9 Jakarta Pusat 10320 Indonesia
,
Tokoh kunci
Timotius Max Sulaiman, SE. (CEO)
JasaInfrastruktur Telekomunikasi
PendapatanRp 4.6 triliun (2018)
Rp 601.6 miliar (2018)
Total asetRp 9.09 triliun (2018)
Total ekuitasRp 823.5 miliar (2016)
PemilikLampiran Daftar Pemegang Efek MORA per 31 Maret 2026.
Situs webhttps://www.morarepublic.co.id/

PT Ekamas Mora Republik Tbk yang beroperasi dengan nama MoraRepublic adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa infrastruktur telekomunikasi di Indonesia.[1] Perusahaan ini berdiri sejak tahun 2000 dan berkantor pusat di Jakarta Pusat.[1] Moratelindo merupakan anggota dari Asosiasi Penyedia Jaringan Internet Indonesia (APJII).[1]

Perusahaan ini telah meraih sertifikat berstandar internasional sistem manajemen keamanan informasi (SMKI) ISO/IEC 27001:2005 pada Juli 2013.[2] Sebelumnya perusahaan ini telah mendapatkan sertifikat manajemen mutu ISO 9001:2008.[2] Dengan adanya dua sertifikasi standar ini, Moratelindo memiliki sistem gabungan yaitu sistem mutu dan sistem keamanan informasi.[2]

Perjalanan usaha

sunting

Kiprah perjalanan global moratelindo dimulai dari pembangunan Moratelindo International Cable System One (MIC-1), kabel komunikasi bawah laut yang menghubungkan Jakarta-Singapura.[3] Lalu, pada tahun 2010, pemerintah Singapura memberikan lisensi fasilitas berbasis operasi (Facilites-Based Operations, FBO) untuk peningkatan layanan jaringan internet.[3] Di Singapura, Moratelindo juga membangun kabel fiber optik dengan teknologi Dense Wavelength-division Multiplexing (DWDM).[3]

Di Indonesia, Moratelindo berperan dalam membangun infrastruktur telekomunikasi nasional di ranah jaringan tetap tertutup (closed fixed network), titik akses jaringan (network access point), penyedia jasa internet (internet service provider), jaringan tetap lokal (local fixed network), dan operasi pusat data nasional: Nusantara Internet Exchange (NIX).[3]

Selanjutnya, pada tahun 2012, Moratelindo membangun kabel komunikasi bawah laut seperti sistem kabel Jakarta-Bangka-Bintan-Batam-Singapura (B3JS) dan sistem kabel Batam-Dumai-Malaka (BDM), sebuah proyek hasil kerja sama antara Moratelindo dengan XL Axiata dan Telekom Malaysia.[4][5][6]

Pemegang Saham

sunting

Pada Maret 2026, Bursa Efek Indonesia (BEI) meningkatkan transparansi kepemilikan saham dengan mempublikasikan data pemegang saham secara lebih rinci.[7] Berdasarkan data yang dipublikasikan oleh Stockbit, Farida Bau tercatat sebagai ultimate beneficiary owner yang mengendalikan PT Candrakarya Multikreasi, sementara Galumbang Menak mengendalikan PT Gema Lintas Benua.[8] Enam pemegang saham tercatat berbasis di British Virgin Islands, sebuah yurisdiksi yang dikenal memiliki tingkat transparansi perusahaan yang relatif rendah.

Tabel berikut mencantumkan seluruh pemegang saham dengan kepemilikan di atas 1% per 27 Februari 2026.[9]

No. Pemegang Saham Type Domisili Saham % Kepemilikan
1 PT Candrakarya Multikreasi CP Indonesia 8.510.884.260 35,99%
2 PT Gema Lintas Benua CP Indonesia 7.135.484.421 30,18%
3 UOB Kay Hian Private Limited SC Singapura 1.175.661.800 4,97%
4 Oakwell Worldwide Inc. IB British Virgin Islands 1.163.453.110 4,92%
5 Boquete Group S.A. IB British Virgin Islands 1.150.000.000 4,86%
6 Cascaden Investment Limited IB British Virgin Islands 1.143.000.000 4,83%
7 Citibank Hong Kong S/A Citibank HK SA PBG Clients HK IB Hong Kong 1.141.037.800 4,83%
8 Fitzgerald & Wilkinson Investments Ltd IB British Virgin Islands 840.811.900 3,56%
9 Artemis Worldwide Inc IB British Virgin Islands 773.769.200 3,27%
10 Morning Bright Investments Limited CP British Virgin Islands 547.605.200 2,32%

Rujukan

sunting
  1. ^ a b c (Indonesia) Jobindo. "Mora Telematika Indonesia". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-04-02. Diakses tanggal 2015-03-17. ;
  2. ^ a b c (Indonesia) Sintegral. "Moratelindo Raih Sertifikat ISO/IEC 27001:2005". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-06-18. Diakses tanggal 2015-06-18. ;
  3. ^ a b c d (Indonesia) Moratelindo. "Moratelindo: Profile". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-03-10. Diakses tanggal 2015-03-17. ;
  4. ^ "Moratel Menawarkan Layanan CEPATnet". Tempo.co. Tempo. 20/11/2013. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-04-02. Diakses tanggal 2015-03-17. ;
  5. ^ "Serat Optik Moratel Habiskan Rp 404M". VIVA.co.id. Viva. 10 Juli 2009.
  6. ^ "Moratelindo Bangun Kabel Laut Batam Dumai Malaka" (PDF). Bank Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2015-06-18. Diakses tanggal 2015-06-18.
  7. ^ "3 Cara Melihat Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen - Market". www.bloombergtechnoz.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-03-06.
  8. ^ moratelindo.co.id (2022-08-15). "PT Mora Telematika Indonesia Tbk dan Entitas anak/and Its Subsidiaries. Laporan Keuangan Konsolidasian/Consolidated Financial Statements" (PDF). Moratelindo. Diakses tanggal 2026-03-06.
  9. ^ "Stockbit - Mora Telematika Indonesia Tbk". stockbit.com. Diakses tanggal 2026-03-06.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

MikroTik

Accounting and Monitoring, Firewall and Quality of Service, Plug-and-Play Network Access, System Information and Utilities, Diagnostics Tools, High Availability

Facebook

tanggal Februari 17, 2009. Wauters, Robin (Juli 7, 2009). "China Blocks Access To Twitter, Facebook After Riots". TechCrunch. AOL. Diakses tanggal Juni

Network Time Protocol

Network Time Protocol (NTP) adalah sebuah protokol yang digunakan untuk pengsinkronan waktu di dalam sebuah jaringan bisa pada jaringan LAN (Local Area

Pasifik Satelit Nusantara

serat optik dan melalui jaringan satelit yang berupa VSAT Internet) Network Access Provider (menyediakan infrastruktur jaringan berbasis satelit sebagai

Daftar film Indonesia tahun 2024

Hadirkan Kelucuan dan Kekonyolan Pasangan Pegawai Negeri". Jawa Pos News Network. Diakses tanggal 6 Januari 2024. Wildan, Muhammad (4 Januari 2024). "9

Telkom Group

Teknologi Global Tbk (IATG). Perusahaan ini bergerak di bidang penyediaan Network Access Point (NAP) dan Voice Over Data (VOD) Perusahaan ini telah berhenti

Mochammad Afifuddin

pada 2015 ia juga menjadi Program Advisor General Election Network for Disability Access. "Mochammad Afifuddin Jabat Plt Ketua KPU RI - KPU". Diakses

Kartu jaringan

Kartu jaringan atau kartu jejaring (bahasa Inggris: network interface card disingkat NIC atau juga network card) adalah sebuah kartu yang berfungsi sebagai