📑 Table of Contents

Ras Negroid adalah istilah yang pernah digunakan oleh orang Eropa untuk mengategorikan orang pribumi dari sebagian besar penghuni Afrika Sub-Sahara, Anak benua India (Bagian Selatan) dan Oseania.

Dalam bidang genetika modern, tidak ada bukti bahwa pembagian manusia dalam ras adalah usaha yang ilmiah.[1] Dengan demikian, istilah seperti negroid pada ras manusia tidak dianggap lagi. Fenotipe seseorang ditentukan oleh hanya sejumlah kecil gen. Secara biologis, hanya ada satu ras manusia, yaitu Homo sapiens sapiens.

Sejarah

sunting
Lukisan tengkorak yang dikatakan khas ras Negroid.

Pada tahun 1975, Johann Friedrich Blumenbach dari Jerman membangunkan suatu teori bahwa manusia bisa dibagikan ke dalam lima ras. Konsep ini mengembangkan bidang rasisme ilmiah yang juga digunakan oleh Jerman Nazi.

Dalam konteks kolonialisme dan rasisme, ciri utama kategorisasi ini adalah kulit berwarna hitam dan rambut keriting.

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ American Association of Physical Anthropologists (27 March 2019). "AAPA Statement on Race and Racism". American Association of Physical Anthropologists. Diakses tanggal 19 June 2020.


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Ras Mongoloid

sinonim. Konsep membagi manusia menjadi ras Mongoloid, Kaukasoid, dan Negroid diperkenalkan pada tahun 1780-an oleh para anggota mazhab sejarah Göttingen

Prasejarah Indonesia

fosil-fosil itu menunjukkan ciri-ciri Austromelanesoid, suatu subras dari ras Negroid yang sekarang dikenal sebagai penduduk asli Pulau Papua, Melanesia, dan

Diaspora

Sebagian kaum Pan-Afrikanis dan Afrosentris juga menganggap bangsa-bangsa Negroid (atau "Afrikoid") Australoid (juga disebut "Vedoid"), dan bangsa-bangsa

Manusia Solo

yang mundur ke daerah tropis – yakni Manusia Jawa temuan Dubois dan "ras Negroid" — mengalami kemunduran evolusi yang substansial (teori degenerasi). Mereka

Ras Kaukasia

ras manusia modern, yaitu Homo sapiens. Ras manusia Ras Mongoloid Ras Negroid Kulit putih Orang kulit putih For a contrast with the "Mongolic" or Mongoloid

Suku Jambi

ada 8 (delapan) ras terpenting di dunia yakni Ras Kaukasoid, Mongoloid, Negroid, Bushman, Weddoid, Australoid, Polinesia, dan Ras Ainu. Jauh sesudah Zaman

Pemena

ritualnya. Suku Karo merupakan percampuran dari ras Proto Melayu dengan ras Negroid (negrito). Percampuran ini disebut umang. Hal ini terungkap dalam legenda

Suku Muna

Batoa yang dikenal dengan O Tomuna. Siasa – sisa sejarah peradaban ras Negroid tersebut dapat di lihat pada lukisan dinding- dinding gua yang tersebar