Nektar bunga Camelia

Nektar atau sari bunga adalah cairan manis kaya dengan gula yang diproduksi bunga dari tumbuh-tumbuhan sewaktu mekar untuk menarik kedatangan hewan penyerbuk seperti serangga. Nektar dihasilkan kelenjar nektar yang biasanya terletak di dasar perhiasan bunga (perianthium), sehingga hewan penyerbuk mau tidak mau bersinggungan dengan kepala sari (anthera) dan pistil sewaktu mengambil nektar.

Nektar merupakan sumber makanan bagi lebah. Dalam budidaya pertanian, nektar sangat penting untuk menarik perhatian serangga penyerbuk.

Harum bunga dan warna daun mahkota merupakan isyarat bagi serangga akan tersedianya nektar. Daun mahkota yang terlihat berwarna tunggal menurut penglihatan mata manusia, sebenarnya mempunyai garis-garis yang berpusat ke bagian dasar bunga jika dipotret dengan film sensitif terhadap sinar ultraviolet. Garis-garis yang berpusat ke bagian dasar bunga dapat dilihat serangga dan merupakan isyarat lokasi nektar. Berbagai jenis tumbuhan juga memproduksi nektar yang menarik hewan penyerbuk lain seperti kelelawar dan burung. Sebaliknya, bunga dari tumbuhan yang tidak memerlukan hewan penyerbuk (polinasi abiotik) tidak menghasilkan nektar.

Nektar terdiri dari dua jenis, nektar floral dan nektar ekstra floral. Nektar floral dihasilkan kelenjar nektar, sedangkan nektar ekstra floral dihasilkan bagian tanaman selain bunga. Nektar ekstra floral dimaksudkan untuk menarik perhatian serangga seperti semut yang mengisap nektar sekaligus memangsa serangga perusak tanaman.

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Pra-Nektarian

Pra-Nektarian merupakan periode pertama dari skala waktu geologi bulan yang dimulai dari 4533 juta tahun lalu (waktu ketika pembentukan Bulan) sampai 3920

Skala waktu geologi

termasuk Cryptic dan Basin Groups (yang merupakan subdivisi era Pre-Nectarian, Nectarian, dan Imbrian Bawah. (Indonesia) Sejarah singkat kehidupan Diarsipkan

Mare Anguis

Crisium, Mare Anguis adalah bagian dari Sistem Nectarian, yang berarti mare ini terbentuk pada zaman Nectarian. Seperti maria lainnya, permukaan Mare Anguis

Van de Graaff (kawah)

de Graaff. Van de Graaff adalah salah satu kawah terbesar dari zaman Nectarian. "Van de Graff Crater". Gazetteer of Planetary Nomenclature. USGS – Astrogeology

Mare Australe

vulkanik yang lembut dan gelap. Cekungan Australe terbentuk pada zaman Pra-Nectarian, sementara material mare di dalamnya terbentuk pada zaman Imbrian Akhir