Natalius Pigai
Menteri Hak Asasi Manusia Indonesia ke-2
Mulai menjabat
21 Oktober 2024
PresidenPrabowo Subianto
WakilMugiyanto
Sebelum
Pengganti
Petahana
Sebelum
Informasi pribadi
Lahir25 Desember 1975 (umur 50)
Enarotali, Paniai, Papua Tengah, Indonesia
Partai politik  Independen
Anak2[1]
AlmamaterSekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Natalius Pigai (terkadang disebut Pigai) (lahir 25 Desember 1975) menjabat sebagai Menteri Hak Asasi Manusia Indonesia periode 2024–2029.

Ia merupakan salah seorang dari 11 anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) periode 2012–2017. Ia bekerja sebagai Staf Khusus Menteri di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia pada masa kepemimpinan Al Hilal Hamdi dan Jacob Nuwa Wea tahun 1999-2004. Ia juga Aparatur Sipil Negara yang mengabdi selama 15 tahun di kementerian yang sama dengan menempati berbagai jabatan fungsional dan struktural. Tim Asistensi Dirjen Kesbangpol Sudarsono Hardjosoekarto tahun 2006–2008.[2]

Pigai pernah menjadi moderator dialog interaktif bersama Kementerian Dalam Negeri di TVRI selama 2006–2008. Tahun 2008–2009 Penasihat BRR Aceh-Nias di Deputi Pengawasan dan Menulis Ensiklopedia Tsunami Aceh-Nias. Ia dikenal sebagai Aktivis Mahasiswa era tahun 1995–1999 pada masa perjuangan reformasi.[3]

Ia mendapat gelar Sarjana Ilmu Pemerintahan (S.I.P.) dari Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa "APMD" (STPMD "APMD") Yogyakarta pada 1999. Pigai juga aktif di beberapa organisasi lainnya, seperti PRD, PMKRI, WALHI, KontraS, Rumah Perubahan, dan Petisi 28. Pigai merupakan satu-satunya Anggota Komnas HAM periode 2012–2017 yang berasal dari Papua. Pada saat ini selain dikenal sebagai aktivis Kemanusiaan juga bekerja sebagai profesional, penyelidik swasta dan konsultan bidang bisnis dan hak asasi manusia di perusahaan asing dan domestik.

Pigai berasal dari suku Mee.[4]

Kontroversi

sunting

Pigai menuai sorotan usai dirinya meminta anggaran untuk Kementerian Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dari Rp60 miliar menjadi Rp20 triliun, hal ini dianggap kurang masuk akal karena lonjakan anggaran yang begitu besar.[5] Anggota Komisi XIII DPR, Yasonna Laoly mengatakan bahwa penambahan jumlah anggaran harus lebih realistis dan masuk akal.[6]

Catatan

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama "ktki"
  2. ^ "Anggota Komnas HAM Periode 2012-2017" Situs Komnas HAM.
  3. ^ "Profil Natalius Pigai di Situs Komnas HAM RI" Situs Komnas HAM.
  4. ^ "Natalius Pigai: Kenapa Gibran Ditolak?". rmol.id. Diakses tanggal 6 Juni 2026.
  5. ^ "Heboh Pernyataan Menteri HAM yang Usul Anggaran Kementriannya Ditambah Jadi Rp20 Triliun". suaramerdeka.com. Diakses tanggal 10 November 2024.
  6. ^ "Natalius Pigai Minta Anggaran Rp 20 Triliun, Yasonna Laoly Minta Realistis". tempo.co. Diakses tanggal 10 November 2024.

Pranala luar

sunting
Jabatan politik
Didahului oleh:
Hasballah M. Saad
sebagai Menteri Negara Urusan Hak Asasi Manusia
Menteri Hak Asasi Manusia
2024—sekarang
Petahana

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Menteri Hak Asasi Manusia Indonesia

Republik Indonesia. Saat ini Menteri Hak Asasi Manusia Indonesia dijabat oleh Natalius Pigai sejak 21 Oktober 2024. Menteri Hak Asasi Manusia Indonesia pertama

Natalius Chendana

Natalius Chendana, S.Ds. (lahir 24 Desember 1987) merupakan pemeran dan model berkebangsaan Indonesia. Natalius mengawali kariernya di dunia hiburan Indonesia

Permadi Arya

dugaan ujaran rasisme yang ditujukan kepada eks Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai. Abu Janda dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh anggota Majelis Taklim

Dedi Mulyadi

demikian, ada juga dukungan terhadap program ini. Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai, menyatakan bahwa ia akan mempertimbangkan untuk menerapkan kebijakan

Marsinah

inspirasi," ujar Marhaen. Pada saat yang sama, Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai, mengabadikan nama Marsinah sebagai nama ruang pelayanan HAM di lantai

Antipaus Natalius

Antipaus Natalius adalah salah satu tokoh Paus dalam sejarah gereja awal yang dianggap sebagai Antipaus pertama dari Roma . Satu-satunya informasi tentang

Pengepungan di Bukit Duri

Landung Simatupang sebagai Darmo Sumitra Lia Lukman sebagai Silvi Meilani Natalius Chendana sebagai guru Shindy Huang sebagai Vera Lestama Emir Mahira sebagai

Kementerian Hak Asasi Manusia Republik Indonesia

dipimpin oleh seorang Menteri Hak Asasi Manusia yang saat ini dijabat oleh Natalius Pigai sejak tanggal 21 Oktober 2024. KemenHAM merupakan hasil pecahan dari