Badan Pengembangan Antariksa Nasional (宇宙 開 発 事業 団 , Uchū Kaihatsu Jigyōdan) dari Jepang, atau NASDA adalah badan antariksa nasional Jepang yang didirikan pada 1 Oktober 1969 di bawah Undang-Undang Badan Pengembangan Antariksa Nasional hanya untuk tujuan damai. Berdasarkan Program Pengembangan Ruang Angkasa yang ditetapkan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, Sains, dan Teknologi (MEXT). NASDA bertanggung jawab untuk mengembangkan satelit dan meluncurkan kendaraan serta meluncurkan dan melacak mereka.

Hideo Shima, chief engineer dari proyek "kereta peluru" asli Shinkansen, menjabat sebagai Kepala NASDA dari tahun 1969 hingga 1977.

Pada 1 Oktober 2003, NASDA bergabung dengan Institute of Space and Astronautical Science (ISAS) dan Laboratorium Dirgantara Nasional Jepang (NAL) menjadi satu Lembaga Administrasi Independen; Badan Eksplorasi Dirgantara Jepang (JAXA).

SL-J sebagian didanai oleh Jepang melalui NASDA; misi Jepang-Amerika yang kooperatif ini meluncurkan astronaut NASDA ke orbit bumi menggunakan Space Shuttle pada tahun 1992.

Bekerja pada Modul Eksperimen Jepang di ISS, dan juga HOPE-X, dimulai di bawah NASDA dan diwarisi oleh JAXA.[1]

  1. ^ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2010-05-27. Diakses tanggal 2020-01-14.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Badan Penjelajah Antariksa Jepang

Oktober 2003 sebagai hasil merger antara National Space Development Agency (NASDA), National Aerospace Laboratory of Japan; NAL, sebuah badan penerbangan

Josaphat Tetuko Sri Sumantyo

NASDA), 2nd Research Invitation (RI) Program on the Japanese Earth Resources Satellite-1 (JERS-1), National Space Development Agency of Japan (NASDA)

Chiaki Mukai

luar angkasa. Mukai terpilih menjadi generasi pertama antariksawan oleh NASDA (National Space Development Agency of Japan, yang kini dikenal sebagai JAXA)

Mamoru Mohri

lahir 29 Januari 1948), AM adalah seorang ilmuwan Jepang, mantan astronaut NASDA, dan veteran dari dua misi Pesawat Ulang Alik NASA. Lahir di Yoichi, Hokkaidō

ADEOS II

Earth Observing Satellite 2) adalah satelit observasi bumi diluncurkan oleh NASDA, NASA dan CNES pada bulan Desember 2002. Nama Jepang nya adalah Midori 2

Televisi di Jepang

(MOPT) dan dikembangkan oleh Badan Pengembangan Antariksa Nasional Jepang (NASDA) sejak 1974. Setelah itu, satelit penyiaran eksperimental Jepang pertama

Naoko Yamazaki

pada Februari 1999 oleh Badan Pengembangan Luar Angkasa Nasional Jepang (NASDA, sekarang disebut JAXA). Program Pelatihan Dasar Astronaut ISS yang diikutinya

Telemedisin

ETS-V. Proyek yang dilaksanakan oleh National Space Development Agency (NASDA) dan Departemen Pos dan telekomunikasi Jepang serta dibantu oleh Fakultas