Relief pada Angkor Wat yang menggambarkan arwah orang mati tengah dibakar di Naraka.

Naraka (Sanskerta: नरक) adalah alam neraka dalam agama India. Menurut beberapa aliran Hindu, Sikh, Jainisme, dan Budha, Naraka adalah tempat penyiksaan. Kata Neraka (modifikasi dari Naraka) dalam bahasa Indonesia dan Malaysia juga telah digunakan untuk menjelaskan konsep tentang Naraka dalam Islam.[1]

Lalu, makhluk yang konon tinggal di dunia ini sering disebut sebagai Naraka. Makhluk-makhluk ini juga disebut dalam bahasa Sanskerta sebagai Narakiya (Sanskerta: नारकीय, Nārakīya), Narakarnawa (Sanskerta: नरकार्णव , Narakārṇava) dan Narakawasi ( Sanskerta: नरकवासी, Narakavāsī).[butuh rujukan]

Referensi

sunting
  1. ^ Phyllis Ghim-Lian Chew A Sociolinguistic History of Early Identities in Singapore: From Colonialism to Nationalism Palgrave Macmillan, 29 Nov 2012 ISBN 9781137012333 p. 195


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Neraka dalam Buddhisme

Niraya (Pali dan Sanskerta) atau naraka adalah suatu istilah dalam alam-alam kehidupan buddhis yang biasanya diterjemahkan sebagai "neraka". Pandangan

Neraka

dan variannya (termasuk Indonesia) berasal dari bahasa Sanskerta, yaitu Naraka (Dewanagari: नरक), suatu alam kematian dalam agama-agama dari India, meliputi

Naraka: Bladepoint

Naraka: Bladepoint adalah sebuah game battle royale di mana 60 pemain saling bertarung untuk menjadi yang terakhir bertahan. Game ini memadukan pertarungan

Naraka 19

Naraka 19 (Hanzi tradisional: 地獄第19層code: zh is deprecated ) adalah sebuah film horor asal Hong Kong buatan tahun 2007 dan disutradarai oleh Lai Miu-Suet

Narakasura

kejahatannya, Naraka kemudian tewas di tangan awatara Wisnu lainnya, yaitu Sri Kresna. Selain dalam Bhagawatapurana, kisah kematian Naraka juga terdapat

Enam Jalan

alam kelaparan (preta (餓鬼道code: ja is deprecated , Gakidō)) ; alam neraka (naraka (地獄道code: ja is deprecated , Jigokudō)). Quentin Ludwig, Le grand livre

Shinigami

dalam Shinto. Dalam Agama Buddha, Yama adalah dewa kematian yang tinggal di Naraka untuk menghakimi jiwa-jiwa orang mati. Terdapat juga salah satu jenis iblis

Dipawali

keberuntungan. Hari ketiga pada Perayaan Dipawali disebut dengan Naraka Chaturdashi. Naraka Chaturdashi merupakan hari peringatan ketika Dewa Krisna membunuh