NADH dehidrogenase
Pengidentifikasi
Nomor EC7.1.1.2
Nomor CAS9079-67-8
Nama alt.cytochrome c reductase, type 1 dehydrogenase, beta-NADH dehydrogenase dinucleotide, diaphorase, dihydrocodehydrogenase I dehydrogenase, dihydronicotinamide adenine dinucleotide dehydrogenase, diphosphopyridine diaphorase, DPNH diaphorase, NADH diaphorase, NADH hydrogenase, NADH oxidoreductase, NADH-menadione oxidoreductase, reduced diphosphopyridine nucleotide diaphorase[1]
Basis data
IntEnztinjauan IntEnz
BRENDAentri BRENDA
ExPASytinjauan NiceZyme
KEGGentri KEGG
MetaCycjalur metabolik
PRIAMprofil
Struktur PDBRCSB PDB PDBe PDBsum

Dehidrogenase NADH (bahasa Inggris: NADH dehydrogenase, NADH:ubiquinone oxidoreductase, EC 1.6.5.3), pada hepatosit hewan sapi, merupakan kompleks enzim pertama yang sering disebut sebagai kompleks I, pada bagian membran mitokondria yang disebut rantai transpor elektron, tempat terjadinya reaksi redoks antara oksidasi NADH dan reduksi ubikuinon dengan meletupkan 4 buah ion H+,[2] melewati 3 lapisan membran fosfolipid mitokondria yang mengikat kompleks tersebut: sardiolipin, fosfatidil kolina dan fosfatidil etanolamina.[3] reaksi ini merupakan bagian dari lintasan fosforilasi oksidatif.

Kompleks I terdiri dari 46 sub-unit yang terbagi ke dalam 3 sub-kompleks, I alfa, I beta dan I lamda,[4] dengan 9 kofaktor redoks: sebuah flavin mononukleotida dan 8 kluster Fe-S]].[3] 7 sub-unit merupakan ekspresi genetik dari DNA mitokondria, 38 sub-unit lain berasal dari transkripsi gen di dalam inti sel yang bermigrasi ke dalam mitokondria melalui sitoplasma.

Kompleks I juga merupakan tempat produksi senyawa ROS, yaitu pada kluster Fe-S yang disebut N2. Senyawa analog ubikuinon yang disebut idebenon berperan dalam proses transfer elektron dari kluster ini menuju oksigen,[5] hingga elektron tidak mencapai akhir lintasan fosforilasi oksidatif. ROS juga dapat dipicu oleh inhibitor kompleks I seperti rotenon,[6] atau kondisi mitokondria yang sangat tereduksi hingga menyebabkan transfer balik elektron dari asam suksinat ke NAD+ dan produksi ROS pada kluster N1-a.

Pranala luar

sunting

Rujukan

sunting
  1. ^ EC 1.6.99.3
  2. ^ (Inggris) "Reduction of Hydrophilic Ubiquinones by the Flavin in Mitochondrial NADH:Ubiquinone Oxidoreductase (Complex I) and Production of Reactive Oxygen Species". Medical Research Council Dunn Human Nutrition Unit, Martin S. King, Mark S. Sharpley, dan Judy Hirst. Diakses tanggal 2010-11-04.
  3. ^ a b (Inggris) "Interactions between phospholipids and NADH:ubiquinone oxidoreductase (complex I) from bovine mitochondria". Medical Research Council Dunn Human Nutrition; Sharpley MS, Shannon RJ, Draghi F, Hirst J. Diakses tanggal 2010-11-04.
  4. ^ (Inggris) "The nuclear encoded subunits of complex I from bovine heart mitochondria". Medical Research Council Dunn Human Nutrition Unit; Hirst J, Carroll J, Fearnley IM, Shannon RJ, Walker JE. Diakses tanggal 2010-11-04.
  5. ^ (Inggris) "The site of production of superoxide radical in mitochondrial Complex I is not a bound ubisemiquinone but presumably iron-sulfur cluster N2". Dipartimento di Biochimica 'G. Moruzzi', Università di Bologna; Genova ML, Ventura B, Giuliano G, Bovina C, Formiggini G, Parenti Castelli G, Lenaz G. Diakses tanggal 2010-11-04.
  6. ^ (Inggris) "Complex I-mediated reactive oxygen species generation: modulation by cytochrome c and NAD(P)+ oxidation-reduction state". Mitochondrial Biology, MitoKor; Kushnareva Y, Murphy AN, Andreyev A. Diakses tanggal 2010-11-04.


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Nikotinamida adenina dinukleotida fosfat

adenina dinukleotida fosfat (NADH) adalah sebutan bagi molekul NAD+ yang tereduksi dengan penambahan 1 atom hidrogen. NADH merupakan bentuk koenzim aktif

Biokimia

NAD+ sehingga menjadi NADH. 2 molekul Asetil Ko-A akan memasuki tahap siklus Krebs, dan akan menghasilkan lagi 2 ATP, 6 molekul NADH, dan 2 ubiquinon (FADH2)

Nikotinamida adenina dinukleotida

NAD+ sebagai oksidator, dan NADH sebagai reduktor. NAD+ menerima elektron dari molekul lain dan menjadi tereduksi (NADH), dan begitu pula sebaliknya

Fosforilasi oksidatif

oksidasi NADH, dan reduksi koenzim Q10 (diwakilkan dengan Q):    NADH + Q + 4H m a t r i x + → NAD + + QH 2 + 4H c y t o s o l + {\displaystyle {\mbox{NADH +

Glikolisis

seperti adenosin trifosfat (ATP) dan nikotinamida adenin dinukleotida (NADH). Glikolisis merupakan salah satu lintasan metabolisme yang paling universal

Redoks

pernapasan sel juga sangat bergantung pada reduksi NAD+ menjadi NADH dan reaksi baliknya (oksidasi NADH menjadu NAD+). Fotosintesis secara esensial merupakan kebalikan

Metabolisme

eksis dalam bentuk yang saling berhubungan di dalam sel, yaitu NADH dan NADPH. Bentuk NAD+/NADH lebih penting pada reaksi katabolis, sedangkan NADP+/NADPH

Kucing

(1997). "Phylogenetic Reconstruction of the Felidae Using 16S rRNA and NADH-5 Mitochondrial Genes". Journal of Molecular Evolution. 44 (0): S98 – S116