Multisemesta,[1] atau multiversum (bahasa Inggris: multiverse) adalah hipotesis berupa kemungkinan adanya beberapa kumpulan alam semesta termasuk alam semesta tempat kita tinggal. Bersama-sama, alam semesta ini terdiri dari segala sesuatu yang ada: keseluruhan ruang, waktu, materi, energi dan hukum fisika serta konstanta yang menggambarkannya.[2][3][4][5]

Alam semesta lain (selain alam semesta kita) yang bermacam-macam di dalam multisemesta disebut "alam semesta paralel", "alam semesta lain", atau "alam semesta alternatif (altversum)".[6][7][8]

Konsep multisemesta telah dibahas sepanjang sejarah dalam berbagai bidang, termasuk kosmologi, fisika, dan filsafat. Sejumlah fisikawan berpendapat bahwa multisemesta lebih tepat dikategorikan sebagai gagasan filosofis daripada hipotesis ilmiah dengan alasan bahwa konsep tersebut tidak dapat diklasifikasi secara empiris. Di dalam komunitas fisika, konsep ini masih diperdebatkan dan memiliki pendukung sekaligus penentang. Meskipun sejumlah ilmuan telah menganalisis data pengamatan untuk mencari bukti keberadaan alam semesta lain, tidak ada temuan yang signifikan secara statistik yang berhasil diperoleh. Para kritikus berpendapat bahwa multisemesta tidak memenuhi syarat keterujian dan kemampuan sangkal yang menjadi landasan utama penyelidikan ilmiah, serta sejumlah persoalan metafisis yang belum terpecahkan.

Dalam budaya populer

sunting

Banyak sekali film fiksi yang menceritakan kisah tentang alam multisemesta, salah satunya adalah film-film dari Marvel Cinematic Universe yang diadaptasi dari komik mereka sendiri yakni Marvel Comics.

Rujukan

sunting
  1. ^ "KBBI Daring". kbbi.kemendikdasmen.go.id. Diakses tanggal 2025-11-02.
  2. ^ "Planck reveals an almost perfect Universe". www.esa.int (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-06-05.
  3. ^ "Planck CMB". www.esa.int (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-06-05.
  4. ^ https://www.si.edu/sisearch/search-all-else?edan_q=multiple%2Buniverses
  5. ^ "Google Scholar". scholar.google.com. Diakses tanggal 2020-06-05.
  6. ^ "APOD: 2010 November 14 - Multiverses: Do Other Universes Exist?". Astronomy Picture of the Day. Diakses tanggal 2020-06-05.
  7. ^ "APOD: 2017 April 1 - Split the Universe". Astronomy Picture of the Day. Diakses tanggal 2020-06-05.
  8. ^ Zell, Holly (2015-03-25). "Hidden Portals in Earth's Magnetic Field". NASA. Diakses tanggal 2020-06-05.

Daftar pustaka

sunting

Pranala luar

sunting


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Sony's Spider-Man Universe

Spider-Man: Into the Spider-Verse pada 2018, yang memperkenalkan sebuah multiversum yang menghubungkan beberapa semesta. Kesuksesan film ini menyebabkan

Graviton

Gelombang gravitasi Gravitino Dual Graviton Gravitomagnetisme Gravitasi Multiversum Massa Planck Gaya statis dan pertukaran partikel virtual G digunakan

Mengapa semua ini ada?

komprehensif, bukan mengenai keberadaan entitas spesifik seperti alam semesta, multiversum, Big Bang, hukum matematika, hukum fisika, waktu, kesadaran, atau Tuhan

Mortimer J. Adler

dengan argumen tersebut, dan dengan mempertimbangkan teori-teori seperti multiversum, argumen tersebut tampaknya tetap berlaku dan saat ini dapat dinilai