📑 Table of Contents
Nada-Nada Rindu
Sutradara
  • Muchlis Raya
ProduserBudhi Sutrisno
Ditulis olehIbnu Burdah
PemeranRhoma Irama
Pupung Harris
Camelia Malik
Piet Pagau
Dana Christina
S. Bono
Anton Indracaya
Susy Bolle
Penata musikRhoma Irama
SinematograferSadeli HS
EditorSK Syamsuri
DistributorFirman Mercu Alam Film
Durasi122 menit
NegaraIndonesia

Nada-Nada Rindu adalah film Indonesia yang diproduksi pada tahun 1987 dengan disutradarai oleh Muchlis Raya.

Sinopsis

sunting

Karena kalah bersaing baik dalam musik maupun pacar Ramlan (Pupung Harris) menggunakan akal licik. Camelia Malik alias Mia (Camelia Malik) pasangan duetnya sukses besar dan pacaran dengan Rhoma Irama. Mula-mula Ramlan mengusulkan kepada produsernya Niko (Piet Pagau) untuk menarik Mia dari perusahan rekaman saingannya. Niko setuju, maka Ramlan beraksi. Ia menggunakan umpan Maya (Dana Christina) pacarnya yang kecanduan narkotika untuk merayu Rhoma dan menaroh obat di minuman Rhoma. Lalu Maya dipotret bersama Rhoma di tempat tidur, foto disebarkan ke surat kabar, hingga heboh, sementara ia menarik Maya ke perusahaannnya Niko dan membuat pementasan sendiri. Waktu hendak menggagahi Mia tindakan Ramlan kepergok Maya yang memang mencintainya hingga Maya membuka rahasianya. Ramlan mengancam Mia untuk tutup mulut. Rhoma yang terpukul dengan kejadian ini pergi menyepi ke tempat gurunya. Di sana ia disarankan ganti nama dan mulai lagi dari bawah. Rhoma menyamar menjadi Zulfikar dan berhasil diterima rekamam oleh Niko karena kemiripan dengan Rhoma. Niko sendiri menduetkan dengan Mia. Ramlan kembali cemburu lalu bersama temannya menghajar Rhoma di jalanan. Pada malam pertunjukan yang dijadwalkan ternyata Rhoma tetap tampil meski terlambat. Dan Mia membuka kedok Ramlan yang sebenarnya. Banyak lagu yang dilantunkan secara penuh hingga film terasa panjang sebagai upaya promosi lagu-lagu terbaru beliau melalui jalur film. Di akhir film, Rhoma dan Mia akhirnya menemukan Maya yang mengalami demensia di pinggir jalan layang akibat ulah Ramlan yang membenturkan kepalanya saat memergokinya dengan Mia waktu lalu. Berkat kemerduan suara Rhoma yang dulu pernah mengajarinya lagu "Kegagalan Cinta", akhirnya Maya dibawa Rhoma dan Mia untuk dikembalikan ingatan dan jiwanya.[1]

Referensi

sunting
  1. ^ Laman Nada-Nada Rindu[pranala nonaktif permanen], diakses pada 26 Desember 2009

Pranala luar

sunting


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Muchlis Fachri

Muchlis Fachri (lahir 7 Januari 1993), lebih dikenal dengan nama Muklay, adalah seorang seniman visual kontemporer asal Indonesia. Sejak kecil ia menunjukkan

Tutur Tinular (seri televisi 1996)

ditayangkan perdana 25 Oktober 1996 di antv. Serial ini disutradarai oleh Muchlis Raya dan dibintangi oleh Anto Wijaya, Murti Sari Dewi dan Li Yun Juan.

Muchlis Tapi Tapi

Muchlis Tapi Tapi adalah seorang politikus Indonesia. Ia menjabat sebagai Wakil Bupati Halmahera Utara selama dua periode. Ia didorong oleh Partai Nasdem

Melody Cinta Rhoma Irama

film Indonesia yang diproduksi pada tahun 1981 dengan disutradarai oleh Muchlis Raya. Melodi Cinta Rhoma Irama tayang perdana di Bravo pada saat peluncuran

Muchlis Hadi

Muchlis Hadi Ning Syaifulloh (lahir 26 Oktober 1996) adalah mantan pemain sepak bola Indonesia yang bermain sebagai penyerang. Muchlis berhasil mencetak

Kemilau Cinta di Langit Jingga

film Indonesia yang diproduksi pada tahun 1985 dengan disutradarai oleh Muchlis Raya. Rhoma Irama dan pacarnya Aida (Yati Octavia) dikontrak untuk membuat

Muchlis Ibrahim

Muchlis Ibrahim (lahir 13 Oktober 1942) adalah tokoh militer Indonesia. Dia pernah menjabat sebagai Gubernur Sumatera Barat periode 1997—1999 menggantikan

Muchlis A.S.

Muchlis A.S. (5 Mei 1962 – 10 April 2024) adalah seorang Purnawirawan Polri yang terakhir menjabat sebagai Analis Kebijakan Utama Baharkam Polri. Muchlis