Seorang prajurit TNI bersiap menembakkan mortir 81 mm yang disandarkan pada kaki-dua, 2010

Mortir adalah senjata artileri yang diisi dari depan, dan menembakkan peluru dengan kecepatan yang rendah, jarak yang jangkauan dekat, dan dengan perjalanan peluru yang tinggi lengkungan parabolanya. Sifat-sifat ini bertolak belakang dengan artileri besar, seperti meriam dan howitzer, yang pelurunya bergerak dengan kecepatan tinggi, jarak jangkau yang jauh, dan lengkungan yang lebih rendah. Umumnya sebuah perangkat mortar modern terdiri dari sebuah tabung di mana peluru mortar dijatuhkan kepada mekanisme penembakan yang meledakkan bahan kimia untuk melontarkannya. mortir dikenal di eropa pada abad ke- 18 oleh bangsa eropa. Pada mulanya mortir digunakan untuk melakukan serangan kedalam benteng pertahanan atau keluar benteng pertahanan karena lengkung tembakannya dapat menjangkau melewati dinding benteng yang tinggi sehingga dengan mudah menghantam musuh yang berada di balik tembok benteng pertahanan. mortir juga dikenal di India ketika terjadi perperangan dengan tentara kerajaan Inggris seperti mortir yang bernama "harimau dari Mysore" yang di buat di India selatan dan jatuh ketangan Inggris dalam pertempuran di Seringatapam pada tahun 1799.

Seorang prajurit Amerika Serikat akan menembakkan mortir 60 mm M224, 2005


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Mortir tangan

Mortir tangan adalah senjata api dan pendahulu awal dari peluncur granat modern yang digunakan pada akhir abad ke-17 dan abad ke-18 untuk melempar granat

Batalyon infanteri

wilayah tugas), dan Kompi Bantuan (mengoperasikan senapan mesin berat, Mortir, STTB, Senjata Anti Tank dsb). Motto Batalyon Infanteri di Indonesia adalah

Daftar perusahaan Internet terbesar

beberapa perusahaan dot-com yang diakuisisi oleh perusahaan batu bata dan mortir yang berkuasa untuk memperluas saluran distribusi. Daftar perusahaan teknologi

Internet

karena memungkinkan perusahaan untuk memperluas kehadiran "batu bata dan mortir" mereka untuk melayani pasar yang lebih besar atau bahkan menjual barang

Penasihat Presiden Indonesia

1 April 2009. Diakses tanggal 15 November 2024. "Kisah Sintong dengan Mortirnya". Historia.id. 15 Agustus 2020. Diakses tanggal 15 November 2024. Toarik

Mortir M2 4.2 inci

4.2 inch Mortar adalah sebuah mortir 4.2-inchi (107 mm) yang dipakai pada Perang Dunia Kedua dan Perang Korea. Mortir tersebut mulai dipakai pada 1943

Batalyon Infanteri Mekanis 203

terdiri dari Morse atau yang lebih dikenal dengan Senjata Lintas Lengkung Mortir 81 Tampela dan Sejata Lintas Datar berupa SLT (Senjata Lawan Tank) serta

Soltam K6

Soltam K6 adalah sebuah mortir 120 mm (4.75 inch) yang dikembangkan oleh Soltam Systems dari Israel. Senjata tersebut adalah versi jarak jauh dari Soltam