Mleccha (dari bahasa Sanskerta Weda: म्लेच्छ ; mleccha; yang berarti "biadab") adalah istilah untuk orang-orang yang bukan penduduk asli India, apapun ras dan warna kulitnya.[1] Istilah itu juga muncul dalam kitab Hindu Shrimadbhagawatam, mengacu kepada bangsa barbar[2] atau kaum terbuang yang memakan daging.[3]

Secara struktur, istilah ini bukanlah bahasa Indo-Iran asli, sehingga tampaknya merupakan kata serapan dari etnonim orang non-Arya yang disebut demikian.[4] Asko Parpola berspekulasi bahwa istilah ini terkait dengan Meluhha, nama mitra perdagangan Sumeria pada zaman perunggu, yang sementara ini diidentifikasi sebagai peradaban Lembah sungai Indus.

Catatan kaki

sunting
  1. ^ Dictionary.com
  2. ^ "Śrīmad Bhāgavatam 10.52.5". Diarsipkan dari asli tanggal 2008-12-05. Diakses tanggal 2010-08-09.
  3. ^ "Śrīmad Bhāgavatam 10.40.22". Diarsipkan dari asli tanggal 2010-06-16. Diakses tanggal 2010-08-09.
  4. ^ Southworth, Franklin C. (1998), "On the Origin of the word tamiz", International Journal of Dravidial Linguistics 27 (1): 129–132.

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Kalki

bersama-sama. Dengan kekuatannya, Ia akan menghancurkan seluruh bangsa Mleccha (orang biadab) dan para pencuri, serta para manusia yang senantiasa bersifat

Alengka

negeri kepulau dan negeri perbatasan, termasuk penguasa Sinhala, suku mleccha yang biadab, penduduk asli Alengka, dan ratusan raja dari negeri-negeri

Regweda

berasal dari rumpun bahasa Austroasia. Lainnya dalam 300 kata itu – seperti mleccha dan nir – berasal dari bahasa rumpun Dravida dari India Selatan, atau dari

Mahabharata

Puru                                                         Bangsa Yadawa   Suku Yawana   4 putra   Dinasti Waiboja   Bangsa Mleccha   Wangsa Paurawa

Dinasti Warman

first Indo-Aryan dynasty in Assam was overthrown by Salastambha, a man of Mleccha or non-Aryan (Mongolian) origin." Niśipada Caudhurī (1985). Historical

Bahasa Harappa

digunakan di Peradaban Lembah Indus, yang mungkin berhubungan dengan nama mleccha dalam bahasa Sanskerta, berarti asing. Witzel (2000) berpendapat bahwa

Agama Hindu

Caitanyabhagawata. Istilah itu digunakan untuk membedakan Hindu dengan Yawana atau Mleccha. Sejak abad ke-18 dan seterusnya, istilah Hindu digunakan oleh para kolonis

Anu (Hindu)

menurunkan Yawana, Druhyu menurunkan Bhoja, keturunan Anu menjadi bangsa Mleccha (suku Barbar), sedangkan Puru menurunkan Paurawa. (Inggris) Siapakah Sang