Dalam pembuatan MVP harus menyertakan elemen-elemen ini dalam kualitas produksi:[1]

  • Functionality. Serangkaian fitur atau bahan harus memberikan nilai kepada pelanggan atau target pasar yang dituju,
  • Design. Desain dari MVP ini dapat memenuhi standar industri yang tertinggi,
  • Reliablity. Standar kualitas produk perlu dicapai dengan pengujian yang ketat,
  • Usability. MVP harus mudah digunakan dan intuitif.

Ilustrasi alur presentasi

sunting

Dalam proses pembuatan MVP, perlu adanya sebuah presentasi sederhana tentang produk ke pelanggan agar dapat mudah dipahami secara konsep dan penggunaan.

Prototipe

sunting

Hal yang pertama kali dapat dilakukan adalah dengan membuat gambaran akhir (Prototype) dari produk yang akan diciptakan. Mulai dari elemen dasar apa saja yang akan digunakan sampai ke elemen penting lainnya. Sehingga dapat tergambar dan dipahami dengan jelas.

MVP

sunting

Tahap selanjutnya adalah membuat MVP dari prototipe yang sudah dibuat sebelumnya, namun hanya sebatas produk dengan elemen-elemen penting utamanya saja, tanpa tambahan elemen lain. Sehingga dapat tergambar dengan jelas tentang bentuk dasar dan nilai guna dari produk tersebut. Hal ini dapat menjadi bahan evaluasi dasar sebelum mengembangkan produk sampai tahap akhir.

Produk Akhir

sunting

Setelah mendapat feedback dari pelanggan dan melakukan evaluasi dasar sebelumnya, maka selanjutnya adalah membuat produk akhir sampai produk tersebut jadi dan dapat dipasarkan sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

Manfaat

sunting
  • Mampu menguji hipotesis produk dengan sumber daya minimal
  • Mempercepat pembelajaran
  • Mengurangi waktu produksi menjadi lebih efisien
  • Dapat memberikan produk ke pelanggan secepat mungkin
  • Dapat menjadi acuan dasar untuk produk lain
  • Dapat menciptakan standar kualitas produk tersendiri
  • Membangun brand dengan cepat dan efektif.

Lihat pula

sunting
  1. Lean Startup
  2. YAGNI

Referensi

sunting
  1. ^ Hasa, Marek (6th January 2020). "MVP – what is it and why is it crucial for your business?". Pixelfield blog. Diakses tanggal 1st September 2020.

Pranala luar

sunting
  1. Minimum Viable Product (MVP)
  2. Minimum Viable Product: a guide
  3. Minimum Viable Product (MVP)

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Perusahaan rintisan

pasar dengan wawancara masalah, wawancara solusi, dan membangun minimum viable product (MVP), yaitu prototipe untuk mengembangkan dan memvalidasi model

Silicon Valley (seri televisi)

Nominasi Outstanding Directing for a Comedy Series Mike Judge for "Minimum Viable Product" Nominasi Outstanding Writing for a Comedy Series Alec Berg for

YAGNI

yourself Feature creep Daftar filosofi pengembangan perangkat lunak Minimum viable product Metode MoSCoW Muntzing Overengineering Worse is better SOLID Filosofi

Ekonomi anjungan

perlu dikembangkan setidaknya ke tingkat Produk yang layak Minimum (Minimum Viable Product/MVP). MVP membutuhkan pengembangan jauh di luar rangkaian inti

Daftar episode Silicon Valley

Penulis skenario Tanggal tayang asli Penonton U.S. (juta) 1 1 "Minimum Viable Product" Mike Judge Mike Judge & John Altschuler & Dave Krinsky 6 April

Mumbai

juga merupakan kota termakmur di India, dan memiliki GDP (Gross Domestic Product) tertinggi dari kota manapun di Asia Selatan, Barat, atau Tengah. Mumbai