Adhi Makayasa adalah penghargaan tahunan bagi lulusan terbaik dari setiap matra TNI dan POLRI, yaitu Matra Darat dari Akademi Militer Magelang, Matra Laut dari Akademi Angkatan Laut Surabaya, Matra Udara dari Akademi Angkatan Udara Yogyakarta), dan Matra Kepolisian dari Akademi Kepolisian Semarang. Penerima penghargaan ini adalah mereka yang secara seimbang mampu menunjukkan prestasi terbaik di tiga aspek: akademis, jasmani, dan kepribadian (mental). Penganugerahan Adhi Makayasa secara langsung diberikan oleh Presiden Republik Indonesia (atau perwakilan atas nama Presiden).

Penganugerahan

sunting

Pemberian anugerah Adhi Makayasa dilaksanakan pada acara Prasetya Perwira (Praspa) dan Sumpah Perwira, yaitu upacara pelantikan para taruna Akabri (kini TNI dan Polri). Sejak dipisahkannya Polri dari struktur TNI pada tahun 2000, maka taruna Akpol hanya mengikuti Pelantikan Perwira dan penganugerahan Adhi Makayasa. Sedangkan acara Sumpah Perwira Polisi dilakukan dalam upacara terpisah.

Sejak tahun 1984 hingga tahun 2003, pelantikan perwira remaja lulusan Akademi TNI dan Akpol dan penganugerahan Adhi Makayasa selalu dilaksanakan di Istana Merdeka. Namun, mulai tahun 2004, pelantikan akan dilakukan secara bergantian di Akmil, AAL, dan AAU. Sejarah tempat pelantikan Praspa TNI dan Pelantikan Polri sejak 1970 hingga 2003 yakni Parkir Timur Senayan Jakarta dua kali (1970 dan 1971), AAU Yogyakarta enam kali (1972, 1975, 1976, 1977, 1980 dan 1983), AAL Surabaya tiga kali (1973, 1978 dan 1982), Akmil Magelang dua kali (1974 dan 1981), Markas Besar TNI Jakarta dua kali (1998), Istana Negara 15 kali (1984 hingga 1997, 1999) dan empat kali pada 2000 hingga 2003. Pada tahun 2017 dibawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo, penganugerahan Adhi Makayasa kembali dilaksanakan di Istana Negara.

Beberapa penerima Adi Makayasa yang menjadi tokoh nasional

sunting

Beberapa penerima Adi Makayasa yang menjadi tokoh nasional antara lain:

Referensi

sunting

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Angkatan Bersenjata Republik Indonesia

Panglima ABRI (Pangab) yang membawahi empat matra yaitu Matra Darat, Matra Laut, Matra Udara, dan Matra Kepolisian. Dua tahun yang berlalu setelah masa

Sekolah Perwira Prajurit Karier

pendidikan lanjutan di matra masing-masing: Matra Darat di Kodiklat TNI AD (sesuai kejuruan), Matra Laut di Kodiklatal, Surabaya dan Matra Udara di Kodiklatau

Komando Operasi Khusus

bawah Panglima TNI, sehingga Pasukan khusus dari tiga matra yaitu matra darat, matra laut dan matra udara stand by di Mabes TNI dan sewaktu-waktu bisa digunakan

Matra (adat)

MATRA (Masyarakat Adat Nusantara) didirikan tanggal 13 Agustus 2016 Goresan, melalui rapat koordinasi I masyarakat adat Nusantara. Matra hadir sebagai

Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara

Udara, Pendidikan Operasi Matra Udara, melaksanakan pengkajian dan pengembangan doktrin serta kemampuan dan kekuatan matra udara. Seskoau berada di dalam

Equipe Matra Sports

Matra MS1 Matra MS2 Matra MS5 Matra MS6 Matra MS7 Matra MS9 Matra MS10 Matra MS11 Matra MS80 Matra MS84 Matra MS120 Matra MS120B Matra MS120C Matra MS120D

Korps Pasukan Gerak Cepat

Angkatan Udara. Korpasgat merupakan satuan tempur darat berkemampuan tiga matra, yaitu udara, laut, darat. Setiap prajurit Pasgat diharuskan minimal memiliki

Agus Suhartono

Moeldoko. Laksamana Agus juga merupakan Panglima TNI kedua yang berasal dari matra Angkatan Laut RI setelah Laksamana TNI Widodo Adi Sudjipto. Agus Suhartono