📑 Table of Contents
Patung dada penyair Lucanus, Córdoba, Spanyol.

Marcus Annaeus Lucanus (3 November 39 – 20 April 65) adalah seorang penyair Romawi, kelahiran Corduba (sekarang Córdoba), di Hispania Baetica. Meskipun berumur singkat, ia dianggap sebagai salah satu figur menonjol dari periode Latin Kekaisaran. Masa mudanya dan persebaran komposisinya melampaui para penyair lainnya.

Catatan

sunting

Referensi

sunting
  •  Artikel ini menyertakan teks dari suatu terbitan yang sekarang berada pada ranah publikChisholm, Hugh, ed. (1911). "Lucan" . Encyclopædia Britannica. Vol. 17 (Edisi 11). Cambridge University Press. hlm. 91–92. ;

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Kuba

Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 16 August 2022. Levitsky, Steven; Way, Lucan A. (2010-08-16). Competitive Authoritarianism: Hybrid Regimes after the

Kordoba, Spanyol

mungkin juga Abraham Cohen de Herrera. Kordoba juga merupakan tempat asal Lucan, seorang penyair Romawi dan lebih terkini, beberapa pelukis flamenko, termasuk

Rusia Bersatu

and East European Studies. Routledge. hlm. 189. ISBN 9781136588334. Way, Lucan (2010), "Resistance to Contagion: Sources of Authoritarian Stability in

Pithia

Aleksandria, Diodorus, Diogenes, Euripides, Herodotus, Yulianus, Justin, Livy, Lucan, Nepos, Ovid, Pausanias, Pindar, Plato, Plutarch, Sophocles, Strabo, Thucydides

Karakal

Caracal caracal limpopoensis (Roberts, 1926), Botswana Caracal caracal lucani (Rochebrune, 1885), Gabon Caracal caracal nubica (JB Fischer, 1829), Ethiopia

Athena (mitologi)

institutions i.17.12–13, 18.22–23 Livius, Ad urbe condita libri vii.3.7 Lucan, Bellum civile ix.350 Burkert, Walter. 1985. Greek Religion (Harvard). Graves

Diana, Putri Wales

Cynthia Hamilton                             22. George Bingham, 4th Earl of Lucan               11. Lady Rosalind Bingham                       23. Lady Cecilia

Penindasan

tanggal 2014-10-06. Diakses tanggal 2017-11-23. Levitsky, Steven; Way, Lucan A. (2010). Competitive Authoritarianism: Hybrid Regimes after the Cold War