Dalam toksikologi (ilmu tentang racun), median dosis letal adalah ukuran yang biasa dipakai untuk menggambarkan derajat toksisitas suatu bahan. Bilangan LD50, LC50, atau LCt50 menunjukkan banyak bahan, konsentrasi, atau waktu yang diperlukan untuk mematikan 50% organisme target.

Penggunaan istilah ini misalnya dipakai pada industri pestisida.


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Welang

Asli Indonesia: Ular Welang (Bungarus fasciatus) "LD50". Diarsipkan dari asli tanggal 2012-02-01. "LD50 menu". Davidson, Terence. "IMMEDIATE FIRST AID for

Ular-cokelat timur

setelah Taipan pedalaman (Oxyuranus microlepidotus) berdasarkan analisis LD50 terhadap tikus, dan disebut-sebut sebagai penyebab 60% kematian akibat gigitan

Patogen

mengganggu fungsi tubuh inang. Sebagai contoh, dosis letal 50%/ 50%lethal dose (LD50) adalah jumlah organisme yang diperlukan untuk membunuh setengah dari jumlah

Taipan pesisir

dunia setelah taipan pedalaman dan ular-cokelat timur berdasarkan pengujian LD50 terhadap tikus. Nama spesifik ular ini, scutellatus, maknanya "berperisai"

Taipan pedalaman

Venoumous Snakes: the Australian Genus Oxyuranus. "..the number of mouse LD50 doses per bite is much higher for Oxyuranus microlepidotus (218,000 mice)

Katang

daftar ular yang paling mematikan di dunia berdasarkan penelitian dosis LD50. Bisa katang bersifat neurotoksin, mampu menyebabkan kelumpuhan saraf atau

Mononatrium glutamat

oral untuk 50% subjek (LD50) adalah antara 15 sampai 18 g/kg berat badan pada tikus dan mencit, 5 kali lebih besar daripada LD50 Garam (3 g/kg pada tikus)

Risin

beberapa butir sebesar kristal garam dapur sudah cukup untuk membunuh manusia. LD50 untuk manusia adalah sekitar 22 mikrogram per kilogram berat badan (sekitar