Lanosterol adalah senyawa triterpenoid tetrasiklik yang merupakan sumber dari steroid. Lanosterol berperan sebagai metabolit beragam makhluk hidup,seperti bakteri, tumbuhan, manusia, Saccharomyces cerevisiae dan tikus.[1]Demetilasi gugus 14 dari lanosterol oleh CYP51 akan menghasilkan kolesterol.[2]Senyawa ini dapat bermanfaat sebagai komponen kunci menjaga kecerahan lensa mata.[3]

Referensi

sunting
  1. ^ "NIH 3D" (dalam bahasa Inggris). doi:10.60705/3dpx/5112.2.
  2. ^ Dobson, Cheryl (22 January 2023). "Do Lanosterol eye drops work for dogs? - PetACS Pet Health Products". Petacs (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2024-01-26.
  3. ^ HUFF, M; TELFORD, D (2005-07). "Lord of the rings – the mechanism for oxidosqualene:lanosterol cyclase becomes crystal clear". Trends in Pharmacological Sciences. 26 (7): 335–340. doi:10.1016/j.tips.2005.05.004. ISSN 0165-6147.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Ketokonazol

pada lanosterol 14 alfa-demetilase, suatu enzim sitokrom P-450 yang diperlukan untuk konversi lanosterol menjadi ergosterol, sehingga lanosterol tidak

Lemak

kemudian dilipat dan dibentuk menjadi sehimpunan cincin untuk membuat lanosterol. Lanosterol kemudian dapat diubah menjadi steroid, seperti kolesterol dan ergosterol

Kolesterol

kemudian mengubah skualena menjadi bentuk lingkar bernama lanosterol. Akhirnya, lanosterol diubah menjadi kolesterol melalui 19 tahap reaksi. Langkah

Steroid

dibuat di dalam sel dengan bahan baku berupa lemak sterol, baik berupa lanosterol pada hewan atau fungsi, maupun berupa sikloartenol pada tumbuhan. Kedua

Lipid

skualena dan kemudian terlipat membentuk satu set cincin untuk membuat lanosterol. Lanosterol kemudian dapat dikonversi menjadi steroid lain seperti kolesterol

Lovastatin

pembangun skualena, prekursor langsung sterol, yang disiklisasi menjadi lanosterol (sterol termetilasi) dan selanjutnya dimetabolisme menjadi kolesterol

Metabolisme

skualena, lalu dilipat dan membentuk kelompok cincin yang menyusun lanosterol Lanosterol bisa dikonversi menjadi sterol lainnya, seperti kolesterol dan ergosterol

Antijamur

(kecuali abafungin) menghambat enzim Lanosterol 14 α-demetilase; enzim yang diperlukan untuk mengubah lanosterol menjadi ergosterol. Kekurangan ergosterol