Area "Titik Lagrangian"

Titik Lagrange (disebut juga titik Lagrangian, titik L atau titik librasi) merupakan “spot parkir” di angkasa di mana objek dapat seimbang antara tarikan gravitasi dari dua massa besar - yakni Bumi dan Bulan, yang berarti NASA secara efektif bisa 'memarkir' kendaraan di sana.

Laporan Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mengatakan bahwa menempatkan pesawat ruang angkasa di Titik Lagrange di atas bulan sebagai area percobaan untuk akses manusia ke ruang angkasa jauh adalah pilihan jangka pendek terbaik untuk mengembangkan pengalaman penerbangan yang diinginkan dan mengurangi risiko.

Sumber

sunting

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Teleskop Luar Angkasa James Webb

juta kilometer (930.000 mil) dari Bumi. Wilayah ini dikenal sebagai Lagrange point 2, atau L2. Pada posisi ini, pengamatan teleskop tidak akan terhambat

Lini masa Teleskop Luar Angkasa James Webb

juta kilometer (930.000 mil) dari Bumi. Wilayah ini dikenal sebagai Lagrange point 2, atau L2. Pada posisi ini, pengamatan teleskop tidak akan terhambat

Kolonisasi titik Lagrange

Kolonisasi titik Lagrange adalah bentuk yang diusulkan dari kolonisasi antariksa pada lima titik kesetimbangan dalam orbit sebuah planet atau bulan utamanya

Drew Ferguson

ia sebelumnya menjabat sebagai wali kota West Point, Georgia, sebuah kota yang berada di dnatara LaGrange dan Columbus. "How KIA Came To Georgia - Georgia

Interstate 185 (Georgia)

perjalanannya ke LaGrange. Jalan raya ini memotong US 27 saat mendekati I-85. Ini akhirnya memotong jalan lokal sebelum mencapai ujungnya di timur LaGrange saat bertemu

Rute Negara Bagian Georgia 18

bergerak ke timur dari ujung baratnya di West Point di Troup County, melintasi I-85 di sebelah timur West Point, dan turun sedikit ke tenggara ke Harris County

(312638) 2010 AP111

asli tanggal 2010-09-09. Diakses tanggal 13 September 2010. "What is a Lagrange Point? - NASA Science" (dalam bahasa American English). 2018-03-27. Diakses

Fisika matematis

secara intensif dari paruh kedua abad ke-18 (oleh, D'Alembert, Euler, dan Lagrange) sampai tahun 1930-an. Aplikasi fisik dari perkembangan ini meliputi hidrodinamika