Lagerstätte (Jerman: [ˈlaːɡɐˌʃtɛtə], dari Lager 'penyimpanan, sarang' Stätte 'tempat'; jamak: Lagerstätten) adalah endapan sedimenter dengan fosil yang terawetkan dengan baik—terkadang mengandung jaringan lunak yang terawetkan. Ini biasanya terbentuk dari bangkai yang terkubur di lingkungan anoksik dengan jumlah bakteri yang sedikit, membuat proses penguraian memperlambat dalam waktu yang lama sampai terbentuk jejak yang awet terbentuk di batuan yang menimpa bangkai tersebut. Fosil-fosil yang ditemukan di sebuah situs Lagerstätte umumnya utuh, dan/atau berupa fosil jejak/cetakan. Waktu geologis Lagerstätten membentang dari era Neoproterozoikum sampai sekarang. Contoh-contoh tempat fosilisasi yang hampir sempurna di seluruh dunia adalah Batu Maotianshan dan Batu Burgess dari periode Kambrium, Biota Waukesha dari periode Silur, Batu Hunsrück dan Formasi Gogo dari periode Devon, Batu Posidonia dan Gamping Solnhofen dari Jura, Formasi Yixian, Santana, dan Agua Nueva dari periode Kapur, Formasi Green River dari kala Eosen, Maar Foulden dari kala Miosen, Gua Naracoorte dan La Brea Tar Pits dari kala Pleistosen.

Istilah Lagerstätte pertamakali digunakan oleh Adolf Seilacher pada 1970.[1]

Pengawetan

sunting

Pada wilayah Lagerstätten, proses pembusukan setelah suatu makhluk hidup mati terhambat, menyebabkan spesimen yang mati terawetkan dengan sangat baik. Hal ini dapat terjadi dalam kondisi-kondisi berikut:

  • Kondisi anoksik atau hampir anoksik, seperti pada lumpur bebas oksigen, yang menghambat proses dekomposisi.
  • Suatu spesimen terkubur pada abu vulkanik, yang mencegah predator memakan daging mangsa, juga menciptakan kondisi rendah oksigen.
  • Penguburan dengan cepat yang disebabkan oleh longsor lumpur
  • Penguburan di kondisi air tinggi garam.

Kondisi-kondisi tersebut mencegah pemangsa dan bakeri untuk menyentuh spesimen tersebut.

Daftar singkat Lagerstätten

sunting

Sudah ada sekitar 50 Lagerstätten yang sudah diakui secara resmi[2]

Referensi

sunting
  1. ^ Seilacher A. 1970. Begriff und Bedeutung der Fossil-Lagerstätten: Neues Jahrbuch fur Geologie und Paläontologie. Monatshefte 1970: 34–39.
  2. ^ "Fossil Lagerstätten". Department of Earth Sciences, University of Bristol. 2003. Diarsipkan dari asli tanggal 2007-06-12. Diakses tanggal 2005-11-21. — A catalogue of sites of exceptional fossil preservation produced by MSc palaeobiology students at University of Bristol's Department of Earth Sciences.


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Paleontologi

kondisi-kondisi lingkungan yang tak biasa dapat mengawetkan jaringan lunak. Lagerstätte (jamak: lagerstätten) ini memungkinkan paleontolog untuk mempelajari

Devon (zaman)

"A high-precision U–Pb age constraint on the Rhynie Chert Konservat-Lagerstätte: time scale and other implications". Journal of the Geological Society

Opabinia

Opabinia regalis adalah arthropoda yang ditemukan di deposit-deposit fosil Lägerstatte Batuan Burgess dari Kambrium Tengah (505 juta tahun yang lalu) di British

Octopodiformes

Syllipsimopodi, sebuah sefalopoda mirip cumi dari batuan kala Mississippium Lagerstätte Bear Gulch di Montana, awanya dideskripsikan sebagai vampyropoda pasti

Kaki seribu pil

species of the diplopod Amynilyspes (Oniscomorpha) from the Stephania lagerstätte of Montceau-les-Mines, France". Journal of Paleontology. 78 (1): 221–229

Mazothairos

Mazothairos ditemukan di Mazon Creek, Illinois. Situs tersebut adalah lagerstätte yang terbentuk sekitar 390 juta tahun lalu pada kala Pennsylvanium. Situs

Belalang sembah

species of mantis (Insecta: Mantodea: Amelidae) from the Miocene Amber-Lagerstätte in Mexico". Historical Biology. 35 (11): 2127–2134. doi:10.1080/08912963

Belotelson

dinaami oleh Packard pada 1886 dari material fosil yang ditemukan di lagerstätte Mazon Creek, Illinois. Fosil-fosilnya ditemukan pada bebatuan dari kala