Artikel ini perlu dikembangkan dari artikel terkait di Wikipedia bahasa Inggris. (Agustus 2023)
klik [tampil] untuk melihat petunjuk sebelum menerjemahkan.
|
Kintsugi atau yang sering disebut juga dengan "kintsukuroi" adalah seni Jepang dalam memperbaiki tembikar yang rusak dengan memperbaiki bagian yang pecah dengan pernis yang ditaburi atau dicampur dengan bubuk emas, perak, atau platinum. Sebagai sebuah filosofi, kintsugi memperlakukan kerusakan dan perbaikan sebagai bagian dari sejarah suatu objek, bukan sesuatu yang patut disembunyikan.[1]
Dalam kehidupan manusia, falsafah kintsugi berarti merayakan sisi rapuh manusia. Praktik kintsugi yang berasal dari abad ke-15, secara literal bermakna 'menggabungkan (yang terpisah) dengan emas'.[2]
Istilah ini sendiri berasal dari gabungan kata kin yang berarti "emas" dan tsugi yang berarti "menyambung", sehingga secara harfiah sering diartikan sebagai "sambungan emas".Kesalahan pengutipan: </ref> yang menutup hilang untuk tanda <ref>
Referensi
sunting- ^ Richman-Abdou, Kelly (2022-03-06). "Kintsugi: The Centuries-Old Art of Repairing Broken Pottery with Gold". My Modern Met (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-08-22.
- ^ Sho, Terushi. "Kintsugi: Japan's ancient art of embracing imperfection". www.bbc.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-08-22. memecahkan mangkuk teh kesayangannya dan sulit diperbaiki.