Kasyf adalah suatu tingkatan tertinggi dalam tasawuf, cabang ilmu dalam ajaran Islam. Menurut bahasa kasyf berarti terbuka, sedangkan menurut istilah kasyf merupakan kehidupan emosi keagamaan, di mana seseorang terbuka hijab (tabir) rahasia mistik yang membatasi rahasia hati nuraninya dan rahasia Ilahi akan terbuka disebabkan oleh dekatnya ia dengan Tuhannya . Di mana hal ini diperoleh oleh seseorang dengan didahului sucinya hati nurani.

Tingkatan Manusia dalam Ilmu Tasawuf

sunting

Secara umum dalam Ilmu Tasawuf tingkatan manusia dibedakan ke dalam tiga tingkatan. (1) Muhadarah, di mana pada tingkatan ini akal manusia dikendalikan oleh bukri objektif kebendaan (burhan), sehingga tingkatan ini masih berada dalam ruang lingkup pemikiran rasional untuk sampai ke tahap 'ilm al yaqin (ilmu keyakinan). (2) Mukasyafah, di mana pada tingkatan ini manusia mampu menerima pengetahuan dan keyakinan berdasarkan penjelasan (bayan). Orang yang mencapai tingkatan ini akan memiliki pandangan kebenaran objektif yang mengacu pada kebenaran yang mungkin ('ain al yaqin). (3) Musyahadah, di mana pada tingkatan ini manusia mengalami pengalaman pribadi (makrifat) yang langsung bisa menyaksikan hal mistik berkat kedekatannya kepada Tuhannya, sehingga dapat terbuka baginya pengetahuan haqq al yaqin. Musyahadah disebut juga sebagai bayangan langsung Tuhan dan biasanya disebut dengan istilah al mu'ayanah.[1]

Referensi

sunting
  1. ^ Redaksi Ensiklopedi Islam, Dewan (2002). Ensiklopedia Islam. Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve. hlm. 20–21. ISBN 9798276647. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Imaduddin Utsman al-Bantani

al-Maknun fi 'Ilmil Balagah - dipublikasikan oleh CV Historie Media 2026: Kasyf al Fadlihat al-'Ilmiyah Li Tarikh wa Nasab Ba'alwi - dipublikasikan oleh

Wali Sanga

Gagasan Abdal Ahwal Baqa Dzauq Fakir Fana Hakikat Ihsan Insan Kamil Karamah Kasyf Lataif Manzilah Makrifat Nafs Nur Iman Qutb Silsilah Salik Tazkiyatun-nafs

Nawawi al-Bantani

wujûĥ mahâsin al-Ta΄wil musammâ Murâh Labîd li Kasyafi Ma’nâ Qur΄an Majîd Kasyf al-Marûthiyyah syarah Matan al-Jurumiyyah Fath al-Ghâfir al-Khathiyyah syarah

Isa dalam Islam Ahmadiyah

sumber-sumber Injil, Al Quran dan hadis, serta tulisan-tulisan (waḥyu and kasyf) dari Mirza Ghulam Aḥmad. Setelah menyelesaikan risalah kepada Bani Israil

Filsafat Islam

wahyu (wahy atay syar'), intellection ('aql) dan keterbukaan secara mistik (kasyf), yang semuanya itu dapat dipahami dalam aliran Al-Hikmah Al-Muta'aliyah

Arbain Nawawi

An-Nawawi; Imam Nawawi, et al; Jakarta; Darul Haq (2006) ISBN 979-3407-76-X Kasyf Azh-Zhunun, 1/59-60 Bibliografi Arba'un Nawawiyah wa ziyadatu Ibni Rajab

Haji wadak

al-Bazzar, dan para perawinya berada di tingkatan sahih. Demikian termaktub di Kasyf al-Astâr, 2, hlm. 435. Ibnu Hanbal (1978), 4, hlm. 35. Di al-Ishâbah, 3

Ibnu Rusyd

mengajukan kesesuaian antara filsafat dan syariat Islam. Ia juga menulis Al-Kasyf 'an Manahij al-'Adillah ("Penjelasan Metode Pembukitan") yang berisi argumen