Karyogram manusia laki-laki

Sitogenetika adalah sebuah cabang genetika, namun juga merupakan bagian dari biologi sel/sitologi (yaitu sebuah subdivisi anatomi manusia), yang mempelajari bagaimana kromosom berhubungan dengan perilaku sel, terkhususnya mengenai perilaku mereka saat mitosis dan meiosis.[1] Teknik yang digunakan pada sitogenetika mencakup kariotipe kromosom, analisis kromosom penandaan-G (G-banding), teknik penandaan sitogenetik lainnya, dan sitogenetika molekuler seperti hibridisasi in situ flouresensi dan hibridisasi genomik komparatif.

Referensi

sunting
  1. ^ Rieger, R.; Michaelis, A.; Green, M.M. (1968), A glossary of genetics and cytogenetics: Classical and molecular, New York: Springer-Verlag, ISBN 978-0-387-07668-3

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Kromosom 19

pemitaan G, satu dari ayah, satu dari ibu. Pasangan kromosom 19 pada karyogram laki-laki Ciri Panjang (bp) 61,707,364 bp (CHM13) No. gen 1,357 (CCDS)

Kromosom 2

setelah pemitaan G, satu dari ayah, satu dari ibu. Pasangan kromosom 2 pada karyogram laki-laki Ciri Panjang (bp) 242,696,752 bp (CHM13) No. gen 1,194 (CCDS)

Pemitaan G

Karyogram skematis dari manusia, dengan kromosom-kromosom yang telah melalui proses pemitaan G, di mana pita dan sub-pitanya telah diberi penanda. Karyogram

Kromosom-Y

Kromosom Y manusia Kromosom Y manusia (setelah Pemitaan G) Kromosom Y dalam karyogram laki-laki Ciri Panjang (bp) 62,460,029 bp (CHM13) No. gen 63 (CCDS) Jenis