📑 Table of Contents
Karpet Ardabil

Permadani, babut, ambal atau karpet adalah tekstil penutup lantai, terdiri dari lapisan atas "berbulu" yang melekat pada alasnya.[1] Tumpukan permadani umumnya terbuat dari wol atau serat buatan manusia seperti polypropylene, dan biasanya terdiri dari lilitan-lilitan jumbai yang acapkali dipanaskan untuk mempertahankan strukturnya.

Istilah "karpet" sendiri berasal dari kata dalam bahasa Italia kuno carpita, "carpire" yang berarti membului. Kata karpet biasanya dipakai juga untuk menyebut permadani, di mana permadani Persia diperkenalkan setelah dibukanya jalur perdangangan dengan Eropa barat pada abad ke-17. Dalam sejarahnya karpet atau permadani dipakai juga untuk menyebut penutup meja maupun dinding, karena karpet tidak lazim dipakai untuk menutupi lantai di Eropa hingga abad ke-18.

Peristilahan

sunting

Menurut pengertiannya, karpet merupakan bahan tekstil sebagai penutup lantai, yang terdiri dari beberapa lapisan, lapisan atas adalah bulu yang melekat pada alasnya sedangkan lapisan bawah adalah alasnya itu sendiri. Pada umumnya, karpet terbuat dari bahan wol atau serat buatan manusia contohnya seperti polypropylene, dan memang biasanya terdiri dari lilitan-lilitan benang yang biasanya dipanaskan untuk mempertahankan struktur karpet.

Jika dilihat dari penyebutannya, asal muasal istilah karpet diambil dari bahasa Italia kuno yaitu carpita, "carpie" yang berarti membului. Pada abad ke 18 masayarakat Eropa selain untuk penutup lantai, karpet juga digunakan untuk penutup meja atau pun juga dinding.

Dalam sejarahnya, keberadaan karpet sekarang ini adalah salah satu bentuk tradisi manusia yang cukup tua. Sejarah mencatat karpet bermula berasal dari Asia Tengah antara 2-3 abad sebelum masehi (SM). Karpet tertua sendiri ditemukan dalam kuburan di lembah Pazyrik yang diperkirakan berasal dari lima sampai empat abad SM.

Permadani warna-warni

Istilah lain yang juga digunakan untuk merujuk bahan tekstil dari bahan bulu atau katun sebagai penutup lantai yaitu ambal atau permadani.

Galeri Foto

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ "Arti kata karpet - Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Online". kbbi.web.id. Diakses tanggal 2020-08-25.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Hiu karpet berbintik

Hiu karpet berbintik adalah hewan endemik Indonesia. Nama ilmiah hewan ini adalah Hemiscyllium freycineti. Hiu karpet berbintik termasuk dalam suku Hemiscylliidae

Karpet Varamin

Karpet Varamin atau Veramin (Persia: قالی و فرش ورامینcode: fa is deprecated ) adalah karpet dan permadani yang ditenun di kota Varamin dan daerah sekitarnya

Karpet Persia

Karpet Persia (bahasa Persia: فرش ايرانىcode: fa is deprecated [ˈfærʃe ʔiːɾɒːˈniː]) atau permadani Persia (bahasa Persia: قالی ايرانىcode: fa is deprecated

Karpet merah

Karpet merah (bahasa Inggris: red carpetcode: en is deprecated ) adalah tradisi yang digunakan untuk menandai rute laluan kepala negara pada acara-acara

Karpet Shiraz

Karpet Shiraz (Persia: قالی شیرازcode: fa is deprecated ) adalah jenis karpet gaya Persia yang dibuat di desa-desa sekitar kota Shiraz, di provinsi Fars

Karpet Sierpiński

Karpet Sierpiński adalah fraktal bidang yang pertama kali dijelaskan oleh Wacław Sierpinski pada tahun 1916. Karpet fraktal ini merupakan generalisasi

Sanca karpet

Sanca karpet (Morelia spilota) adalah ular sanca berukuran besar dari famili Pythonidae yang dapat ditemukan di wilayah Australia, Pulau Papua, Kepulauan

Karpet tangga

Karpet tangga adalah permadani atau karpet yang dipasang khusus pada anak tangga. Tujuan memasang karpet tangga ini adalah untuk meredam suara langkah