Bagian dari kalender hieroglif di kalender Kuil Kom Ombo, menampilkan transisi dari Bulan XII ke Bulan I tanpa menyebutkan lima hari tambahan sebagai kabisatnya.
Dewi langit Nut dan manusia-manusia yang melambangkan bintang dan rasi bintang pada peta bintang yang ada di makam Ramses VI.

Kalender Mesir kuno - kalender sipil - adalah kalender matahari dengan 365 hari setahun. Satu tahun terdiri dari tiga musim yang masing-masing musim terdiri dari 120 hari (total 360 hari), ditambah dengan 5 hari kabisat di luar tahun itu. Setiap musim dibagi menjadi empat bulan, yang terdiri dari 30 hari per bulannya. Dua belas bulan ini awalnya diberi nomor dalam setiap musimnya tetapi kemudian diganti dengan nama-nama festival utama mereka. Setiap bulan dibagi menjadi tiga periode 10-hari yang dikenal sebagai dekan atau dekade. Dikatakan bahwa selama Dinasti ke-19 dan ke-20 Mesir, dua hari terakhir dari setiap dekan/dekade adalah semacam akhir pekan untuk zaman sekarang, di saat itu para perajin kerajaan bebas dari pekerjaannya. Orang-orang Mesir tampaknya telah menggunakan kalender lunar murni sebelum terbentuknya kalender sipil matahari ini.[1][2]

Peta bintang pada zaman Kerajaan Pertengahan Mesir.
Kalender hieroglif di Elefantin.

Referensi

sunting
  1. ^ Parker (1950), hlm. 30-2.
  2. ^ Høyrup, hlm. 13.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Kalender

pakar bintang. Ada juga kalender yang tampaknya disesuaikan dengan pergerakan Venus, seperti beberapa Kalender Mesir Kuno. Kalender ini juga tampaknya sering

Kalender Hijriah

Hari ini Kalender Hijriyah 9.35 1 Dzulhijjah 1447 18 Mei 2026 [perbarui] Kalender Hijriah atau Kalender Islam merupakan kalender yang sistemnya dimulai

Kalender lunisolar

Kalender Batak Kalender Bugis Kalender Celtic, termasuk kalender Coligny Kalender Jain Kalender Jawa Kalender Muiska Kalender Mesir Kalender Ojibwe Timur

Koptik

nama-nama berbeda). Kalender ini berdasarkan kalender Mesir kuno. Untuk menghindari perubahan tahunan kalender, sebuah reformasi kalender Mesir kuno mulai diperkenalkan

Kalender Koptik

Kalender Koptik, juga disebut kalender Aleksandria, digunakan oleh Gereja Ortodoks Koptik dan masih digunakan di Mesir. Kalender ini mengambil dasar dari

Yusuf

saudara-saudaranya dari Mesir. Yusuf dihormati sebagai sebagai salah satu Kakek Moyang Kudus ("Holy Forefathers") pada kalender orang kudus di dalam Gereja

Kalender Armenia

sebelum kedatangan Kekristenan. Merupakan kalender solar berdasarkan atas sistem yang sama dengan Kalender Mesir kuno, dengan jumlah hari yang tetap yaitu

Hathor

Hathor kepada Horus melambangkan momen pembuahan Ihy. Bulan ketiga dalam kalender Mesir, Hathor atau Athyr, dinamai untuk menghormati sang dewi. Rangkaian perayaan