📑 Table of Contents
Angkatan Laut Kekaisaran Jepang
大日本帝國海軍
Dai-Nippon Teikoku Kaigun
Panji Angkatan Laut Kekaisaran Jepang
Dibentuk1868
Negara Kekaisaran Jepang
AliansiKaisar Jepang
Tipe unitAngkatan Laut
PeranPeperangan laut
Bagian dariAngkatan Bersenjata Kekaisaran Jepang
Warna seragam  Biru kelasi   Putih
Himne"Gunkan kōshinkyoku" ("Mars Gunkan")
Ulang tahun27 Mei
Pertempuran
Dibubarkan1945
Tokoh
Panglima TertinggiKaisar Jepang
Menteri Angkatan LautLihat daftar
Kepala Staf Umum Angkatan LautLihat daftar
Insignia
Lambang bulat

Angkatan Laut Kekaisaran Jepang; Kyūjitai: 大日本帝國海軍 Shinjitai: 大日本帝国海軍 Dai-Nippon Teikoku Kaigun 'Angkatan Laut Kekaisaran Jepang Raya', atau 日本海軍 Nippon Kaigun, 'Angkatan Laut Jepang') adalah angkatan laut milik Kekaisaran Jepang dari tahun 1868 hingga 1945. Angkatan laut ini dibubarkan setelah menyerahnya Jepang pada Perang Dunia II. Kemudian, Angkatan Laut Bela Diri Jepang dibentuk sekitar tahun 1952–1954 setelah pembubaran AL Kekaisaran Jepang.[1]

Pada masa Perang Dunia II, Angkatan Laut Kekaisaran Jepang adalah Angkatan Laut paling kuat di dunia, serta yang paling besar dan modern di wilayah Samudra Pasifik. Pada masa perang itu Angkatan Laut ini berkonflik dengan 2 Angkatan Laut lain yang terbesar pada masa itu, Angkatan Laut Amerika Serikat (United States Navy) dan Angkatan Laut Kerajaan Britania Raya (Royal Navy). Angkatan Laut ini menuai sukses besar pada awal perang, setelah tahun 1942 mulai mengalami kemunduran.

Armada

sunting
Perbandingan kekuatan pada tahun 1942 di Lautan Teduh
Jenis Angkatan Laut Kekaisaran Jepang Angkatan Laut Amerika Serikat
Kapal tempur 11 3
Kapal induk 11 4
Kapal penjelajah 40 20
Kapal perusak 125 80
Kapal selam 75 ?

Referensi

sunting

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan

Sementara itu, wilayah Kalimantan dan Indonesia Timur berada di bawah wewenang kaigun (Angkatan Laut) Jepang dan mereka tidak mengizinkan pendirian lembaga persiapan

Kapal induk Jepang Sōryū

ke Pearl Harbor dan tenggelam pada Pertempuran Midway. Sōryū dibangun di Kaigun Kosho, Kure, Jepang dan berlayar pada 29 Desember 1937. Dibandingkan dengan

Pendudukan Jepang di Hindia Belanda

Kelompok Achmad Subardjo, Sudiro dan Wikana. Mereka adalah kelompok gerakan Kaigun (AL) Jepang. 6 Januari, Belanda menangkap Thamrin, Douwes Dekker dan beberapa

Hirohito

komandan (31 Oktober1923) dan kolonel dan komandan Angkatan Laut Kekaisaran (Kaigun) (31 Oktober 1924). Ia diangkat menjadi putra mahkota secara resmi pada

Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

perintah Tokyo dan dia mengetahui sebagai perwira penghubung Angkatan Laut (Kaigun) di daerah Angkatan Darat (Rikugun) dia tidak punya wewenang memutuskan

Piagam Jakarta

Proklamasi 17 Agustus 1945, pada malam hari tanggal 17 Agustus, seorang opsir kaigun (Angkatan Laut) Jepang mendatanginya dan menyampaikan kabar bahwa kelompok

Tadashi Maeda

menjamin keamanan selama rapat karena Maeda merupakan Kepala Perwakilan Kaigun (Angkatan Laut Kekaisaran Jepang) sehingga rumahnya merupakan ekstateritorial

Komando Daerah Angkatan Laut V

yang pernah mengikuti pendidikan Jawa Unko Kaisya, Akatsuki Butai ataupun Kaigun SE 21/24 Butai dan lain-lain pada zaman penjajahan Jepang membantu cepatnya