JavaScript Object Notation
Ekstensi berkas.json
Jenis MIMEapplication/json
Jenis formatPertukaran data
StandarSTD 90 (RFC 8259), ECMA-404, ISO/IEC 21778:2017
Situs webjson.org

JSON (dilafalkan "Jason"), singkatan dari JavaScript Object Notation (bahasa Indonesia: notasi objek JavaScript), adalah suatu format ringkas pertukaran data komputer. Formatnya berbasis teks dan terbaca-manusia serta digunakan untuk merepresentasikan struktur data sederhana dan larik asosiatif (disebut objek). Format JSON sering digunakan untuk mentransmisikan data terstruktur melalui suatu koneksi jaringan pada suatu proses yang disebut serialisasi. Aplikasi utamanya adalah pada pemrograman aplikasi web AJAX dengan berperan sebagai alternatif terhadap penggunaan tradisional format XML.

Walaupun JSON didasarkan pada subset bahasa pemrograman JavaScript (secara spesifik, edisi ketiga standar ECMA-262, Desember 1999 [1]) dan umumnya digunakan dengan bahasa tersebut, JSON dianggap sebagai format data yang tak tergantung pada suatu bahasa. Kode untuk pengolahan dan pembuatan data JSON telah tersedia untuk banyak jenis bahasa pemrograman. Situs json.org menyediakan daftar komprehensif pengikatan JSON yang tersedia, disusun menurut bahasa.

Format JSON dispesifikasikan di RFC 4627 oleh Douglas Crockford. Tipe media Internet resmi JSON adalah application/json sedangkan ekstensi berkasnya adalah .json.

Pada Desember 2005, Yahoo! mulai menawarkan opsi format JSON untuk layanan webnya.[2] Google mulai menyediakan umpan JSON untuk protokol web GData-nya pada Desember 2006.[3]

Contoh sintaks

sunting

Contoh berikut menunjukkan representasi JSON untuk suatu objek yang mendeskripsikan seseorang.

 {
     "namaDepan": "John",
     "namaBelakang": "Doe",
     "alamat": {
         "namaJalan": "Jl. Sudirman 15A",
         "kota": "Jakarta Selatan",
         "provinsi": "DKI Jakarta",
         "kodePos": 11111
     },
     "nomerTelepon": [ 
         "021 555-1234",
         "021 555-4567"
     ]
 }

Pranala luar

sunting

Catatan kaki

sunting
  1. ^ "Introducing JSON". json.org.
  2. ^ Yahoo!. "Using JSON with Yahoo! Web services". Diarsipkan dari asli tanggal 2006-03-04. Diakses tanggal 2008-05-22.
  3. ^ Google. "Using JSON with Google Data APIs".



📚 Artikel Terkait di Wikipedia

JSON-LD

JSON-LD (JavaScript Object Notation for Linked Data), adalah sebuah metode pengkodean Data Tertaut menggunakan format JSON. Tujuan dari pengkodean tersebut

GeoJSON

menyandikan struktur data geografis sederhana yang didasarkan pada JavaScript Object Notation (JSON), format data terbuka yang umum. GeoJSON digunakan untuk

Progressive Web App

manifests. Web app manifest adalah sebuah file dalam format JSON (JavaScript Object Notation) biasanya berlabel manifest.json. Berkas tersebut merupakan tempat

Simpul (ilmu komputer)

pemrograman yang menggunakan manajemen memori otomatis, seperti Java, Python, JavaScript, atau Dart, hubungan tersebut biasanya diwujudkan sebagai referensi objek

ExifTool

tanggal 2021-10-25. cberry (2021-06-01). "Parsing Exif client-side using JavaScript". code.flickr.com. Diakses tanggal 2015-11-16. Supported File Types Situs

Data semi-terstruktur

berarti bagi orang yang tidak mengenal domain tersebut. JSON atau JavaScript Object Notation, adalah format standar terbuka yang menggunakan teks yang dapat

Daftar istilah komputer

Software Distribution BETA (bahasa pemrograman) Big Mac Notasi O besar (Big O notation) Sistem bilangan biner (Binary systems) Bit Cakram Blu-ray (Blue ray disk)

Web semantik

mendukung pertukaran aturan di Web Notasi Objek JavaScript untuk Data Tertaut (JavaScript Object Notation for Linked Data; JSON-LD), metode berbasis JSON