Interjeksi atau kata seru adalah kata yang mengungkapkan perasaan dan maksud seseorang, misalnya ah dan aduh, atau melambangkan tiruan bunyi, misalnya meong. Bentuk ini biasanya tak dapat diberi afiks dan tidak memiliki dukungan sintaksis dengan bentuk lain. Secara struktural, interjeksi tidak mempunyai jalinan dengan unsur kalimat lain. Oleh karena itu, pengetikan setelah kata interjeksi harus dibubuhi koma[1]

Interjeksi berdasarkan perasaan yang diungkapkan terbagi menjadi 10:[2]

  1. Interjeksi Harapan; insyaallah
  2. Interjeksi Kekaguman dan Kepuasan; aduhai, amboi, asyik
  3. Interjeksi Kekesalan; sialan, buset
  4. Interjeksi keheranan; aduh, loh, duilah, eh, ah
  5. Interjeksi kekagetan; astaga, astaghfirullah, masyaallah
  6. Interjeksi kejijikan; bah, cih, idih, ih, cis
  7. Interjeksi ajakan; ayo, mari
  8. Interjeksi kesyukuran; alhamdulillah, syukur
  9. Interjeksi panggilan; hai, halo, eh, he
  10. Interjeksi simpulan; nah

Dari beberapa contoh interjeksi, berdasarkan asalnya terbagi menjadi 2 macam, yaitu Interjeksi asli dan serapan.

Referensi

sunting
  1. ^ [Salinan] SK tentang Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia. Jakarta: Badan Pengembahan dan Pembinaan Bahasa, Kemendikbudristek. 2021. hlm. 33. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ^ Moeliono, Anton M., dkk. (2016). Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia (Edisi Keempat). Jakarta. hlm. 400. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Tanda seru

Tanda seru adalah tanda baca yang biasanya digunakan setelah suatu interjeksi atau kalimat seruan untuk menunjukkan perasaan atau penegasan dan sering

Jancok

digunakan sebagai umpatan, kata jancok juga digunakan sebagai sapaan, interjeksi dan penanda emosional. Meskipun secara umum masyarakat Jawa menganggap

Oi! (interjeksi)

Lihat entri oi di kamus bebas Wikikamus. Oi /ɔɪ/ adalah interjeksi yang digunakan dalam berbagai varietas dari bahasa Inggris, terutama bahasa Inggris

Kata tugas

artikula, interjeksi, dan partikel penegas. Preposisi atau kata depan. Konjungsi atau kata sambung. Artikula atau kata sandang. Interjeksi atau kata seru

Che (interjeksi)

[ˈtʃe]; bahasa Valensia: xecode: ca is deprecated [ˈtʃe]) adalah sebuah interjeksi (semacam ekspresi vokatif) yang umum digunakan di Argentina, Uruguay,

Teori interjeksi

Teori interjeksi adalah sebuah teori dari bahasa yang diformulasikan oleh filsuf pra-Sokrates Democritus, sekitar 460 SM sampai 370 SM, yang berargumen

Kata

Konjungsi subordinat (karena); artikula (kata sandang) (contoh: sang, si); interjeksi (kata seru) (contoh: wow, wah); partikel penegas berprilaku mirip dengan

Bahasa Melayu Pontianak

v5i8.16339. Syahroni, Vicky; Simanjuntak, Hotma; Syahrani, Agus (2018). "Interjeksi Bahasa Melayu Dialek Pontianak". Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa