📑 Table of Contents

Ingus adalah sejenis lendir lengket yang ada di dalam rongga hidung. Meski dianggap sebagai kotoran, tetapi perannya di dalam hidung tak dapat diremehkan. Hidung manusia memiliki kemampuan mengenali berbagai jenis bau-bauan dengan sangat baik karena bantuan lapisan cairan lengket ini. Praktik membuang ingus dari hidung dengan cara menutup salah satu lubang, dilakukan secara bergantian disebut tingus atau meningus.

Ingus memainkan fungsi penting menangkap molekul-molekul bau dan menghubungkan lebih dari 100 reseptor bau dalam rongga hidung manusia. Lendir tersebut akan menangkap partikel-partikel, seperti debu atau serbuk tanaman, kemudian melarutkannya.

Sebagian dari molekul-molekul yang ditangkapnya akan mengalir hingga ke ujung reseptor indra penciuman. Otak akan menerjemahkan informasi yang diterima indra penciuman lalu menerjemahkanya sebagai tingkatan kuat-lemahnya bau yang tercium.

Makin cepat dan makin lama reseptor menangkap molekul, berarti makin bau sumber molekul tersebut.

Kadang kala hidung kita memproduksi banyak ingus terutama dikala flu atau pilek. Ini yang disebut dengan hidung tersumbat. Ini sangat mengganggu. Bila ini terjadi, maka gunakanlah saputangan untuk membuang ingus.

Warna ingus

sunting

Ingus bisa ada dalam berbagai warna. Warnanya bisa memberikan petunjuk penting tentang kesehatan seseorang.[1]

Kuning atau hijau: Mengindikasikan infeksi virus. Warnanya disebabkan oleh enzim yang diproduksi oleh sel darah putih melawan infeksi. Jika dahak tetap warna ini selama lebih dari seminggu, itu mungkin berarti bahwa infeksi virus menjadi bakteri.

Bening: Mengindikasikan alergi. Selaput lendir menghasilkan histamin dan membuat lebih banyak dahak.

Merah: Mengindikasikan udara kering. Semprotan hidung dapat digunakan untuk meringankan gejala hidung dan tenggorokan kering.

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ Heid, Markham (2016-03-11). "How to Clear Phlegm From Your Throat". Men's Health (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2020-01-19.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Katar

pasien dengan adenoiditis, otitis media, sinusitis atau radang amandel. Ingus yang dihasilkan oleh katar dapat keluar atau menyebabkan penyumbatan yang

Sule

untuk orang tua yang suka ingusan. Sule adalah akronim dari kata susut lého dalam bahasa Sunda yang berarti 'mengelap ingus' dalam bahasa Indonesia. Sule

Upil

hidung kering atau ingus kering terdapat pada hidung dan merupakan hasil pengeringan mukus koloid kental (yang dikenal sebagai ingus) secara normal. Dalam

Rossa

debutnya sebagai penyanyi cilik pada usia sepuluh tahun melalui album Gadis Ingusan (1988). Pada 1990, ia merilis album kedua bertajuk Untuk Sahabatku di bawah

Daftar marga Dayak

Indan Indang Indar Indayan Indong Indoh Inggian Ingging Ingkah Ingkian Ingus Injawan Inobong Insiong Intang Intiang Intod Ipoing Ising Izotu Jabar Jaikol

Antibiotik

Laboratorium Klinik terhadap berbagai sampel (misal air seni, darah, tinja, dahak, ingus dan lain-lain) untuk mengetahui jenis bakterinya dan juga antibiotik apa

Gadis Ingusan

Gadis Ingusan (dijudulkan Untuk Sahabatku pada versi lain) adalah album studio pertama karya penyanyi Indonesia Rossa yang dirilis pada tahun 1988. Album

Mitologi Jepang

Tsukuyomi (dewa bulan, penguasa malam), dan saat mencuci hidung (buang ingus) lahir Susanoo (penguasa samudra). Ketiga kami ini disebut Mihashira no