Konsonan letup-balik (konsonan implosif) merupakan mekanisme aliran udara dari kelompok konsonan letup (dan mungkin beberapa merupakan konsonan gesek) yang digabung dengan ingresif celah-suara dan paru-paru egresif.[1] Aliran udara dikontrol oleh pergerakan glotis (celah-suara) kebawah dan dengan tambahan pelepasan suara dari paru-paru. Walaupun begitu, konsonan kni bukanlah konsonan sembur glotalik murni, konsonan letup-balik dapat dimodifikasi dengan fonasi. Konsonan letup-balik kontrasti dapat ditemukan di sekitar 13% dari Contrastive implosives are found in approximately 13%[2] dari bahasa di dunia.

Dalam Alfabet Fonetis Internasional, konsonan letup-balik dapat dilihat dari memodifikasi bagian atas dari sebuah huruf fonem (hentian/letupan bersuara) dengan kail menghadap kanan: ɓ ɗ ʄ ɠ ʛ.

Referensi

sunting
  1. ^ Phonetics for communication disorders. Martin J. Ball and Nicole Müller. Routledge, 2005.
  2. ^ Maddieson, Ian. 2008. Glottalized Consonants. In: Haspelmath, Martin & Dryer, Matthew S. & Gil, David & Comrie, Bernard (eds.) The World Atlas of Language Structures Online. Munich: Max Planck Digital Library, chapter 7. Available online at http://wals.info/feature/7 Accessed on 2008-03-28.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Bahasa Ngada

Blust (2009). Ngada adalah salah satu dari sedikit bahasa dengan retroflex implosif /ᶑ /. Tata suara dalam bahasa Ngada adalah sebagai berikut. Vokal pendek

Rumpun bahasa Afro-Asia

dengan berbagai cara dicapai dengan glotalisasi, pharyngealisasi, atau implosif, dan morfologi templatis yang mana kata-kata dengan perubahan internal

Bahasa Hawu

vokal dan aturan tekanan yang sama. Bahasa ini berbagi kesamaan konsonan implosif (atau mungkin pra-glotal) konsonan dengan bahasa Bima-Sumba dan dengan

Bahasa Tukang Besi

pada kure'u 'puyuh' atau ha'a 'apa'. Bahasa ini memiliki dua konsonan implosif, yang jarang ada dalam bahasa-bahasa di dunia yakni [ɓ] pada kata ɓaramo

Bahasa Muna

terpranasalisasi ᵐp ⁿt ᵑk bersuara biasa b d̪ <dh> d (ɟ) g terpranasalisasi ᵐb ⁿd ᵑg Implosif ɓ <bh> Frikatif nirsuara biasa f s h terpranasalisasi ⁿs bersuara ʁ <gh>

Alfabet Fonetik Internasional

beberapa bahasa Khoisan, dan tetangga bahasa Bantu di Afrika), letupan balik (implosif) (yang dapat ditemui di bahasa Sindhi, Hausa, Swahili and Vietnam), dan

Konsonan letup-balik rongga-gigi bersuara

lidah, bukan ke samping. Mekanisme aliran udaranya berupa letup-balik (implosif/glotis ingresif) yang berarti yang berarti dihasilkan dengan memaksa keluar

Bahasa Iau

konsonan, yakni /t (dental), d/ (dental), /s/ (alveolar), /b (impolisif), d/ (implosif) dan /f/. Vokal rendah selalu dibuat sengau, kecuali ketika membentuk diftong