📑 Table of Contents

Seorang atau beberapa pejabat tinggi (terutama kepala negara dan/atau kepala pemerintahan) dapat dikenakan pendakwaan (bahasa Inggris: impeachment), yang juga disebut pengithaman[1] atau pencemaan[2] oleh lembaga legislatif ketika pejabat tersebut diduga melakukan pelanggaran sebagaimana termaktub dalam undang-undang setempat.[3][4] Pendakwaan kepada seorang kepala negara, kepala pemerintahan, atau kepala negara bagian dalam suatu negara berdaulat umumnya dianggap berbeda dengan proses peradilan umum karena melalui proses ini terbilang unik dengan melibatkan berbagai unsur politik dan hukum.[5][6][7]

Pejabat terkait yang menerima pendakwaan umumnya tidak serta-merta diberhentikan dari jabatannya, tetapi masih harus melewati tahapan sidang pembuktian (bahasa Inggris: impeachment trial), baik untuk membuktikan maupun menyetujui pendakwaan tersebut. Proses sidang pembuktian dilakukan oleh lembaga legislatif tertentu atau badan peradilan yang dibentuk melalui hukum menurut undang-undang setempat.

Pejabat yang terbukti melakukan pelanggaran melalui sidang tersebut dipastikan akan mengalami pemakzulan atau pelengseran (bahasa Inggris: removal), yaitu diberhentikan atau dipecat dari jabatan yang sedang ia tempuh.

Proses pendakwaan atau pemakzulan tercatat dalam konstitusi di banyak negara di dunia, termasuk Amerika Serikat, Brasil, Rusia, Filipina, dan Republik Irlandia. Di Indonesia, syarat besar pemakzulan serta tata cara pendakwaan dan pemakzulan Presiden dan/atau Wakil Presiden dimuat dalam UUD 1945 Pasal 7A dan 7B.

Lihat pula

sunting

Rujukan

sunting
  1. ^ ""Impeachment" Pengithaman". rubrikbahasa.wordpress.com. Diakses tanggal 11-1-2024.
  2. ^ "Cema dan Saman". rubrikbahasa.wordpress.com. Diakses tanggal 11-1-2024.
  3. ^ "impeachment | Definition, Process, History, & Facts". Encyclopedia Britannica (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-11-15.
  4. ^ Landau, Sidney; Brantley, Sheila; Davis, Samuel; Koenigsberg, Ruth, ed. (1997). Funk & Wagnall's Standard Desk Dictionary (dalam bahasa English). Vol. 1 (Edisi 1996). United States: Harper & Row, Publishers, Inc. hlm. 322. ISBN 978-0-308-10353-5. 1. To charge (a high public official) before a legally constituted tribunal with crime or misdemeanor in office. 2. To bring discredit upon the honesty or validity of. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  5. ^ Michael J. Gerhardt. "Impeachment is the law. Saying 'political process' only helps Trump's narrative". Washington Post. while it's true that politics are bound up in how impeachment plays out, it's a myth that impeachment is just political. Rather, it's the principal legal remedy that the Constitution expressly specifies to hold presidents accountable
  6. ^ Michael J. Gerhardt (2019). The Federal Impeachment Process: A Constitutional and Historical Analysis (Edisi 3d). University of Chicago Press. hlm. 106–07. ISBN 9780226554976. The ratification debates support the conclusion that 'other high Crimes and Misdemeanors' were not limited to indictable offenses but rather included great offenses against the federal government. ... Justices James Wilson and Joseph Story expressed agreement with Hamilton's understanding of impeachment as a political proceeding and impeachable offenses as political crimes.
  7. ^ Gerhardt, Michael (2018). Impeachment: What Everyone Needs to Know. New York, N.Y.: Oxford University Press. hlm. 20. ISBN 978-0190903657. LCCN 2018013560. Impeachment has elements of both legal and political proceedings. As a result, it is a unique process.

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Gibran Rakabuming Raka

Kompas.tv. Diakses tanggal 2025-04-27. "Pressure mounts on Gibran as impeachment process continues". The Jakarta Post. 5 June 2025. Diakses tanggal 8

Wakil Presiden Indonesia

1945 pasal 7A maka Legislatif dapat mengajukan tuntutan pemakzulan (impeachment) tersebut kepada Mahkamah Konstitusi RI kemudian setelah menjalankan

Presiden Indonesia

menurut UUD 1945 pasal 7A maka DPR dapat mengajukan tuntutan pemakzulan (impeachment) tersebut kepada Mahkamah Konstitusi RI kemudian setelah menjalankan

Skandal Iran Contra

kegiatan yang dinyatakan ilegal. Bahkan dengan konsekuensi sanksi berupa impeachment kepada presiden. Untuk menanggapi hal tersebut, Reagan membuat pernyataan

Skandal Watergate

Setelah itu, komite yang dibentuk oleh kongres mengeluarkan pemakzulan (impeachment) atau tuntutan untuk berhenti terhadap presiden. Presiden Nixon kemudian

Presiden Korea Selatan

Inggris). 2022-05-23. Da-sol, Kim (2016-12-08). "Revisiting Roh Moo-hyun impeachment". The Korea Herald (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-05-26

9 Mei

House of Representatives Judiciary Committee melancarkan dengar pendapat impeachment secara formal dan terbuka terhadap Presiden Richard M. Nixon. 1980 -

Presiden Amerika Serikat

tanggal September 14, 2020. NCC Staff (May 16, 2020). "The man whose impeachment vote saved Andrew Johnson". National Constitution Center. Diakses tanggal