Antibodi E (bahasa Inggris: antibody E, immunoglobulin E, IgE) adalah jenis antibodi yang hanya dapat ditemukan pada mamalia. IgE memiliki peran yang besar pada alergi terutama pada hipersensitivitas tipe 1.[1]

IgE juga berperan dalam sistem imun yang merespon cacing parasit[2] (helminth) seperti Schistosoma mansoni, Trichinella spiralis, dan Fasciola hepatica,[3][4][5] serta terhadap parasit protozoa tertentu seperti Plasmodium falciparum,[6] dan artropoda.

Rasio IgE pada individu normal ("non-atopik") sekitar 0,002% terhadap total serum atau sekitar 0.05% terhadap IgG[7] dengan waktu paruh 2 hari, meskipun demikian IgE memiliki kemampuan untuk mengaktivasi respon kekebalan yang paling dahsyat jika dibandingkan dengan IgG dengan perannya dalam sistem imun adaptif yang sudah sangat klasik.

IgE ditemukan pada tahun 1966 oleh sepasang ilmuwan Jepang Teruka and Kimishige Ishizaka.[8]


Syok anafilaksis (bahasa Inggris: anaphylaxis) merupakan suatu reaksi alergi yang bersifat sistemik dan menyebabkan turunnya sistem sirkulasi tubuh dan kesulitan bernapas, merupakan akibat dari ikatan yang terjadi antara sel mast yang terdapat di seluruh jaringan tubuh dengan IgE sehingga menimbulkan sekresi mediator inflamasi.[9]

Rujukan

sunting
  1. ^ Gould H; et al. (2003). "The biology of IGE and the basis of allergic disease". Annu Rev Immunol. 21: 579–628. doi:10.1146/annurev.immunol.21.120601.141103. PMID 12500981.
  2. ^ Erb KJ (2007). "Helminths, allergic disorders and IgE-mediated immune responses: where do we stand?". Eur J Immunol. 37 (5): 1170–1173. doi:10.1002/eji.200737314. PMID 17447233.
  3. ^ Fitzsimmons C, McBeath R, Joseph S, Jones F, Walter K, Hoffmann K, Kariuki H, Mwatha J, Kimani G, Kabatereine N, Vennervald B, Ouma J, Dunne D (2007). "Factors affecting human IgE and IgG responses to allergen-like Schistosoma mansoni antigens: Molecular structure and patterns of in vivo exposure". Int. Arch. Allergy Immunol. 142 (1): 40–50. doi:10.1159/000095997. PMID 17019080. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  4. ^ Watanabe N, Bruschi F, Korenaga M (2005). "IgE: a question of protective immunity in Trichinella spiralis infection". Trends Parasitol. 21 (4): 175–8. doi:10.1016/j.pt.2005.02.010. PMID 15780839. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  5. ^ Pfister K, Turner K, Currie A, Hall E, Jarrett EE (1983). "IgE production in rat fascioliasis". Parasite Immunol. 5 (6): 587–593. doi:10.1111/j.1365-3024.1983.tb00775.x. PMID 6657297. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  6. ^ Duarte J, Deshpande P, Guiyedi V, Mécheri S, Fesel C, Cazenave P, Mishra G, Kombila M, Pied S (2007). "Total and functional parasite specific IgE responses in Plasmodium falciparum-infected patients exhibiting different clinical status". Malar. J. 6: 1. doi:10.1186/1475-2875-6-1. PMID 17204149. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  7. ^ Arch Pathol Lab Med. 2000 Sep;124(9):1382-5. Immunoglobulin E: importance in parasitic infections and hypersensitivity responses. Winter WE, Hardt NS, Fuhrman S. PMID: 10975945
  8. ^ Ishizaka K, Ishizaka T, Hornbrook MM (1966). "Physico-chemical properties of human reaginic antibody. IV. Presence of a unique immunoglobulin as a carrier of reaginic activity". J. Immunol. 97 (1): 75–85. PMID 4162440. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  9. ^ (Inggris) Janeway, Charles A.; Travers, Paul; Walport, Mark; Shlomchik, Mark (2001). Immunobiology. Garland Science. Diakses tanggal 2010-03-11. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

David Ige

David Yutaka Ige (/ˈiːɡeɪ/; lahir 15 Januari 1957) adalah seorang politikus Amerika Serikat yang menjabat sebagai gubernur Hawaii kedelapan dari 2014

Dermatitis atopik

dikenal dengan DA alergi, ditandai dengan terjadinya peningkatan nilai serum IgE. DA ekstrinsik juga sering dikatikan dengan kejadian asma bronkial dan rinitis

Omalizumab

antibodi anti-IgE terhadap epitop IgE autolog ditemukan melalui imunisasi IgE monoklonal perinatal pada hewan pengerat sebelum munculnya IgE diri endogen

B. J. Habibie

tanggal 10 February 2019. Ibrahim, Arfandi (2019-01-07). Apriyono, Ahmad; Ige, Edhie Prayitno (ed.). "Patung BJ Habibie Senilai 1,7 Miliar Berdiri Megah

Biduran

varian urtikaria antara lain imunoglobulin E akut (IgE)-dimediasi urtikaria, kimia-induced urticaria (non-IgE-mediated), vaskulitis urtikaria, urtikaria autoimun

Febrian Alphyanto Ruddyard

of the Intergovernmental Experts on E-Commerce and the Digital Economy (IGE on E-Commerce) of the United Nations Conference on Trade and Development

Institut Seni Budaya Indonesia Bandung

Diakses tanggal 11 September 2025. Simbolon, Huyogo. Hida, Ramdania El; Ige, Edhie Prayitno (ed.). "Mengenal Mawang, Sosok di Balik Viral Lagu 'Kasih

Alergi

dan berlangsung cepat. Alergi disebabkan oleh produksi antibodi berjenis IgE. Maka pembengkakan terjadi dari bersifat tidak nyaman hingga membahayakan