Dalam pemrograman dan koding, sebuah idiom mendeskripsikan sebuah cara yang sering digunakan untuk mengkode pada struktur yang relatif kecil dalam konteks pemrograman tertentu (misalnya, bahasa pemrograman). Banyak konstuksi seperti itu ditemukan dalam berbagai konteks pemrograman, meskipun cenderung bervariasi tergantung pada konteksnya.[1] Seperti idiom linguistik, idiom pemrograman merupakan cara yang umum digunakan untuk mengekspreksikan konsep dalam bahasa pemrograman yang berada di luar definisi bahasa tersebut sekaligus dibatasi olehnya

Mirip seperti pola desain perangkat lunak, sebuah idiom merupakan kerangka supaya diikuti, bukan kode yang dapat di copu-paste pada sebuah basis kode. Dalam hal ini, idiom merupakan pola, sementara pola desain perangkat lunak adalah klasifikasi yang disediakan untuk kebutuhan dengan skala yang lebih besar; biasanya melibatkan interaksi banyak objek.

Menggunakan idiom untuk konteks pemrograman (bukan menggukan konstruksi yang unik) membantu sebuah tim bekerja bersama karena hal ini mengurangi beban kognitif pada kode yang dihasilkan. Penggunaan idiom semacam ini biasa ditemukan pada repositori yang dikumpulkan secara kolaboratif untuk membantu pengembang mengatasi masalah dalam pemrograman. [2]

Contoh

sunting

Menuliskan ke output standar

sunting

Menuliskan ke output standar umumnya merupakan hal yang diajari sejak awal belajar bahasa pemrograman; biasanya diperkenalkan melalui tugas untuk membuat program hello world.[3]

Idiom umum di C++ seperti:

std::println("Hello World");

Untuk Java:

System.out.println("Hello World");

Untuk Rust:

println!("Hello World");

Menggunakan memori dinamis

sunting

Dalam bahasa C, menggunakan fungsi alokasi memori dinamis C seperti malloc() dan free().

Pada C++, menggunakan operator new dan delete. Fungsi alokasi memori dinamis pada C dapat digunakan pada C++, tetapi umumnya tidak lazim.

Referensi

sunting
  1. ^ Allamanis, Miltiadis; Sutton, Charles (2014). "Mining idioms from source code". Proceedings of the 22nd ACM SIGSOFT International Symposium on Foundations of Software Engineering. hlm. 472–483. arXiv:1404.0417. doi:10.1145/2635868.2635901. ISBN 9781450330565. S2CID 2923536.
  2. ^ Samudio, David I.; Latoza, Thomas D. (2022). "Barriers in Front-End Web Development" (PDF). 2022 IEEE Symposium on Visual Languages and Human-Centric Computing (VL/HCC). hlm. 1–11. doi:10.1109/VL/HCC53370.2022.9833127. ISBN 978-1-6654-4214-5. S2CID 251657931.
  3. ^ "Print Hello World". www.programming-idioms.org.

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Go (bahasa pemrograman)

adalah bahasa pemrograman yang dibuat di Google pada tahun 2009 oleh Robert Griesemer, Rob Pike, dan Ken Thompson. Go adalah bahasa pemrograman sumber terbuka

Python (bahasa pemrograman)

memiliki pengumpulan sampah. Ini mendukung beberapa paradigma pemrograman, termasuk pemrograman terstruktur (terutama, prosedural), berorientasi objek, dan

Bahasa pemrograman domain khusus

Bahasa pemrograman domain spesifik (domain specific language; bahasa pemrograman tujuan khusus; DSL) adalah bahasa komputer yang dikhususkan untuk domain

Cheshire Cat (disambiguasi)

serial novel Thursday Next karya Jasper Fforde Cheshire Cat idiom, sebuah teknik pemrograman komputer Halaman disambiguasi ini berisi daftar artikel beberapa

Bahasa

utama lainnya dari perubahan tata-bahasa adalah kebakuan bertahap dari idiom-idiom menjadi bentuk-bentuk tata-bahasa baru, contohnya cara dalam bahasa Inggris