📑 Table of Contents

Dalam fisika atom, struktur hiperhalus didefinisikan sebagai pergeseran kecil pada tingkat energi yang merosot dan pemisahan yang dihasilkan pada tingkat energi dari atom, molekul, dan ion, akibat interaksi multipol elektromagnetik antara inti dan awan elektron.

Dalam atom, struktur hiperhalus muncul dari energi momen dipol magnet inti yang berinteraksi dengan medan magnet yang dihasilkan oleh elektron dan energi momen kuadrupol listrik inti dalam gradien medan listrik karena adanya distribusi muatan di dalam atom. Struktur hiperhalus molekuler umumnya didominasi oleh dua efek ini, tetapi juga mencakup energi yang terkait dengan interaksi antara momen magnet yang terkait dengan inti magnet yang berbeda dalam suatu molekul, serta antara momen magnet inti dan medan magnet yang dihasilkan oleh rotasi molekul tersebut.

Struktur hiperhalus berbeda dengan struktur halus, yang dihasilkan dari interaksi antara momen magnet yang terkait dengan spin elektron dan momentum sudut orbital elektron. Struktur hiperhalus, dengan pergeseran energi yang biasanya memiliki tingkat besaran yang lebih kecil daripada pergeseran struktur halus, dihasilkan dari interaksi inti (dalam molekul) dengan medan listrik dan medan magnet yang dihasilkan secara internal.

Ilustrasi skematis dari struktur halus dan hiperhalus dalam atom hidrogen netral

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting

Pranala luar

sunting


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Fisika atomik, molekul, dan optik

dari nukleus merupakan hal yang penting dalam fisika nuklir (misal, hyperfine structure). Fisika molekuler memfokuskan dalam struktur multi-atom dan interaksi

Momen magnetik elektron

1103/PhysRev.72.984. Nafe, J. E.; Nelson, E. B. (1 April 1948). "The Hyperfine Structure of Hydrogen and Deuterium". Phys. Rev. (dalam bahasa Inggris). 73

Iodin

S2CID 91439011. Sansonetti CJ (Agustus 1997). "Precise measurements of hyperfine components in the spectrum of molecular iodine". Journal of the Optical

Metaloid

Interaction of 111Cd in Arsenic Metal and in the System Sb1–xInx and Sb1–xCdx', Hyperfine Interactions, vol. 10, nos 1–4, pp. 967–72, DOI:10.1007/BF01022038 Barnett

Neptunium

Dunlap, B. D.; Brodsky, M. B.; Shenoy, G. K.; Kalvius, G. M. (1970). "Hyperfine interactions and anisotropic lattice vibrations of 237Np in α-Np metal"

Holmium

November 2019). "Quantum state manipulation of single atom magnets using the hyperfine interaction". Physical Review B (dalam bahasa Inggris). 100 (18): 180405

Besi

earth years of Mössbauer studies of the surface of Mars with MIMOS II". Hyperfine Interactions. 170: 169–177. Bibcode:2006HyInt.170..169K. doi:10.1007/s10751-007-9508-5

Isotop torium

keadaan tereksitasi nuklir. Hal ini memungkinkan penyelidikan pergeseran hyperfine yang disebabkan oleh keadaan spin nuklir yang berbeda dari tanah dan keadaan