Humaniora atau ilmu humaniora adalah cabang ilmu yang mempelajari aspek-aspek manusia dan kebudayaannya. Berbeda dengan ilmu alam atau ilmu sosial yang berfokus pada fenomena fisik atau hal-hal empiris, humaniora lebih menekankan pada nilai-nilai, pemikiran, sejarah, bahasa, dan budaya manusia.

Menurut Soegarda Poerbakawatja, humaniora adalah ilmu-ilmu untuk memajukan manusia, sehingga mencapai kemanusiaannya yang sesungguhnya.[1] Menurut bahasa Latin, Humaniora biasa disebut artes libertales yaitu studi tentang kemanusiaan. Sedangkan menurut pendidikan Yunani Kuno, Humaniora disebut dengan trivium, yaitu logika, retorika, dan gramatika. Pada hakikatnya, humaniora adalah ilmu-ilmu yang bersentuhan dengan nilai-nilai kemanusiaan yang mencakup studi agama, filsafat, seni, sejarah, dan ilmu-ilmu bahasa.

Gelar akademik yang akan diperoleh oleh mahasiswa di Indonesia yang telah menyelesaikan jenjang studi S-1 Ilmu Humaniora dan ilmu sosial lainnya seperti Sosiologi, Linguistik, Politik, Antropologi, Sastra, Sejarah, dan lainnya adalah S.Hum (Sarjana Humaniora).

Kategori yang tergolong dalam ilmu ini antara lain:

Visi humaniora

sunting

Humaniora atau ilmu budaya memiliki visi untuk memperdalam pemahaman tentang manusia sebagai individu dan makhluk sosial, serta kontribusinya terhadap pembentukan kebudayaan, peradaban, dan nilai-nilai universal.[2][3] Ilmu ini bertujuan menciptakan masyarakat yang inklusif, berbudaya, dan beretika melalui eksplorasi mendalam terhadap sejarah, sastra, seni, filsafat, bahasa, serta fenomena sosial dan budaya. Humaniora bercita-cita menjadi landasan pengembangan ilmu pengetahuan yang tidak hanya berorientasi pada kemajuan teknologi, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai kemanusiaan dan keberlanjutan peradaban.

Referensi

sunting
  1. ^ Poerbakawatja, Soegarda (1976). Ensiklopedi Pendidikan. Jakarta: Gunung Agung. hlm. 117. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ^ Henrich, Joseph (2015-06-01). "Culture and social behavior". Current Opinion in Behavioral Sciences. Social behavior. 3: 84–89. doi:10.1016/j.cobeha.2015.02.001. ISSN 2352-1546.
  3. ^ Weingart, Peter; Mitchell, Sandra D.; Richerson, Peter J.; Maasen, Sabine, ed. (2013-06-17). Human By Nature (dalam bahasa Inggris) (Edisi 0). Psychology Press. ISBN 978-1-134-79954-1. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Fakultas Hukum Universitas Indonesia

merupakan fakultas yang masuk ke dalam kelompok Rumpun Ilmu Sosial dan Humaniora Universitas Indonesia. Saat ini, FH UI dipimpin oleh Parulian Paidi Aritonang

Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman

Soedirman atau FH Unsoed adalah sebuah fakultas dalam rumpun ilmu sosial dan humaniora (soshum) yang berada dalam Universitas Jenderal Soedirman. Saat ini, FH

Xi Jinping

Marxis dan pendidikan ideologi dalam program pasca-sarjana di Fakultas Humaniora dan Ilmu Sosial, juga di Universitas Tsinghua, dan memperoleh gelar LLD

Hassanal Bolkiah dari Brunei

Thailand. Pada tahun 2003, ia menerima Kehormatan Doktor dalam bidang Humaniora dan Budaya dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Republik Indonesia

Surya Sanjaya

dari Abide University pada Oktober 2024 serta Gelar Kehormatan Doktor Humaniora (Dr. H.C.) dari Prixton Church University pada November 2024. CHRMP :

Gangguan obsesif kompulsif

Gangguan Obsesif Kompulsif Kebersihan" (PDF). Jurnal Ilmiah Sosial dan Humaniora. 5 (1): 7. ISSN 0216-1532. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2022-12-08

Humaniora digital

Humaniora digital (HD) adalah bidang kegiatan ilmiah yang berada di persimpangan antara teknologi komputasi atau digital dengan disiplin ilmu humanities

Organisasi Riset Ilmu Pengetahuan Sosial dan Humaniora

Organisasi Riset Ilmu Pengetahuan Sosial dan Humaniora (disingkat ORIPSH) adalah salah satu organisasi riset yang berada di bawah payung Badan Riset dan