Howard Mark Schultz
Lahir19 Januari 1953 (umur 73)
Brooklyn, New York, Amerika Serikat
AlmamaterNorthern Michigan University
PekerjaanKetua dan CEO Starbucks
GajiUS$ 21,775,000[1]
Kekayaan bersihKenaikan $1,5 miliar
Suami/istriSheri Kersch Schultz
Anak2
Situs webStarbucks
IMDB: nm2168698 Facebook: howardschultz X: howardschultz Instagram: howard.schultz Modifica els identificadors a Wikidata

Howard Mark Schultz (lahir 19 Jan 1953) adalah seorang pebisnis dan penulis asal Amerika Serikat. Ia dikenal sebagai ketua dan CEO[2] Starbucks dan mantan pemilik Seattle SuperSonics. Schultz juga mendirikan Maveron, sebuah perusahaan investasi, pada tahun 1998 bersama Dan Levitan.

Pada tahun 2012, Forbes menempatkan Schultz sebagai orang terkaya ke-354 di Amerika Serikat dengan kekayaan bersih $1,5 miliar.[3]

Biografi

sunting

Howard Mark Schultz lahir dari sebuah keluarga Yahudi Jerman pada tanggal 19 Juli 1953 di Brooklyn, New York sebagai putra dari mantan tentara Angkatan Darat AS dan sopir truk Fred Schultz dan istrinya, Elaine.[4] Bersama adik perempuannya, Ronnie, dan adik laki-lakinya, Michael, ia dibesarkan di Canarsie Bayview Houses milik New York City Housing Authority. Karena keluarga Schultz miskin, ia melihat peluang dalam bidang olahraga seperti bisbol, sepak bola, dan basket. Ia mengenyam pendidikan di Canarsie High School dan lulus tahun 1971.[5] Di SMA, Schultz mendapat nilai tinggi dalam pelajaran olahraga dan mendapatkan beasiswa atletik ke Northern Michigan University,[4] orang pertama di keluarganya yang masuk perguruan tinggi. Pernah menjadi anggota Tau Kappa Epsilon, Schultz mendapat gelar sarjananya dalam bidang Komunikasi tahun 1975. Ia memiliki dua orang anak, Jordan dan Addison.

Referensi

sunting
  1. ^ "Starbucks CEO Schultz's pay rose 45 percent in 2010". Seattle Times.
  2. ^ Franchisebusiness.com Diarsipkan 2008-05-11 di Wayback Machine.. URL last accessed August 16, 2007.
  3. ^ "The 400 Richest Americans". Forbes.com. Diakses tanggal 2011-08-22.
  4. ^ a b Melissa Thompson (August 5, 2010). "Starbucks' Howard Schultz on how he became coffee king". Sunday Mirror.
  5. ^ "Howard Schultz". jewishvirtuallibrary.org. Diakses tanggal 2012-03-20.

Bacaan lanjutan

sunting
  • Schultz, Howard and Yang, Dori Jones (1997). Pour Your Heart Into It: How Starbucks Built a Company One Cup at a Time. Hyperion. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  • Schultz, Howard and Gordon, Joanne (2011). Onward: How Starbucks Fought for Its Life without Losing Its Soul. Rodale. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Starbucks

kopi espresso. Pada tahun 1987, para pemilik asli menjual Starbucks ke Howard Schultz yang mengganti merek sebagian kedai kopi Il Giornale miliknya menjadi

Stealth Starbucks

mereknya dan dijadikan kafe lokal yang "terinspirasi oleh Starbucks." CEO Howard Schultz mengatakan bahwa kedai tanpa merek tersebut merupakan "laboratorium

Seattle SuperSonics

menuju Oklahoma City, Oklahoma adalah ketika pemilik Sonics saat itu, Howard Schultz menjual SuperSonics kepada pengusaha Oklahoma, Clayton Bennett. Bennett

19 Juli

sebelah kanannya. 1947 – Brian May, Gitaris dari Band Queen. 1953 – Howard Schultz, pebisnis Amerika Serikat, CEO Starbucks. 1964 – Eddy Hartono, pemain

Gordon Bowker

& Tea. Pada tahun 1987, Bowker dan Baldwin menjual Starbucks kepada Howard Schultz dan sekelompok investor. Bowker kemudian meninggalkan bisnis kopi, tetapi

Angus Taylor

sendiri membujuk Taylor untuk masuk ke dunia politik. Mendengar bahwa Alby Schultz, anggota dari Hume akan mempertimbangkan pensiun pada 2011, Taylor memindahkan

Starbucks Israel

memboikoit Starbucks karena mendukung Israel. Ketua dan CEO Starbucks, Howard Schultz, berasal dari keluarga Yahudi. Namun demikian, setelah beberapa seruan

Daftar aktor Amerika Serikat

Richie Sam Rockwell Mark Ruffalo Kurt Russell Arnold Schwarzenegger Dwight Schultz Nick Scotti Steven Seagal Charlie Sheen Martin Sheen Frank Sinatra Will