History of Java Museum

PetaKoordinat: 7°50′38.0″S 110°21′44.1″E / 7.843889°S 110.362250°E / -7.843889; 110.362250
Informasi
Didirikan pada2018
Koordinat7°50′38″S 110°21′44″E / 7.84389°S 110.36225°E / -7.84389; 110.36225
AlamatJl. Parangtritis Km 5.5 ( Pyramid Cafe) Tarudan Bangunharjo Sewon Bantul Regency Special Region of Yogyakarta Tarudan, Tarudan, Bangunharjo, Sewon, Bantul Regency, Special Region of Yogyakarta 55188
Situs resmihttps://historyofjavamuseum.com/
Halaman di CommonsHistory of Java Museum
Kategori di CommonsHistory of Java Museum


History of Java Museum (dalam bahasa Indonesia: Museum Sejarah Jawa) beroperasi pada akhir Desember 2018.[1] History of Java Museum merupakan ikon wisata sejarah dan budaya berlokasi di Jalan Parangtritis KM 5.5, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul, DIY.

History of Java Museum menceritakan tentang Peradaban Tanah Jawa dan dibangun dengan design gedung yang unik, sangat inspiratif, dan penuh nilai filosofis.

Design bangunan History of Java Museum menggambarkan simbol gunungan dalam cerita pewayangan. Serta melambangkan kehidupan manusia (golong gilig), yaitu Manunggaling Jiwa, Rasa, Cipta, Karsa, dan Karya dalam kehidupan kita. Sebuah Miniatur budaya, peradaban, dan sejarah Tanah Jawa.

Ketika berkunjung, setiap pengunjung akan ditemani pemandu (guide museum) untuk bersama-sama mengenal berbagai koleksi bersejarah yang diwariskan sejak era purbakala sampai era kerajaan besar di tanah Jawa. Selain itu, beragam aktivitas wisata History of Java Museum bertumpu pada komponen edukasi serta mengaplikasikan teknologi visual yang menghibur. Oleh karena itu, proses bertukar informasi antara pengunjung dan pemandu museum juga didukung teknologi Augmented Reality (AR). Teknologi AR pada barcode gambar yang ikonik menjadikan objek foto tersebut seakan nyata saat dipotret bersama pengunjung History of Java Museum.

Ruangan

sunting

Histoy of Java Museum memiliki 4 ruangan, yaitu:

  1. Studio Teater, berada di awal kunjungan History of Java Museum. Pengunjung akan disuguhkan film purbakala mengenai sejarah terbentuknya Pulau Jawa serta kehidupan manusia purba sejak 2,5 juta tahun silam.
  2. Ruang Pameran, pada ruang ini tersimpan berbagai koleksi benda kuno peninggalan masa migrasi Austronesia, periode kerajaan Hindu-Buddha, periode kerajaan Islam di penjuru Jawa, periode kejayaan Mataram Islam, serta berbagai benda warisan budaya dari Keraton Surakarta-Yogyakarta.
  3. Ruang 3 Dimensi, sebagai fasilitas ruang hiburan tersedia setelah kunjungan koleksi berakhir. Pengunjung dapat menonton film animasi 3D yang berdurasi sekitar 5 menit. Film ini mengenai kasih sayang dalam kehidupan Dinosaurus.
  4. Selanjutnya pada ruang terakhir adalah “Diorama Room” untuk berfoto dengan berbagai background unik serta properti budaya antara lain pakaian jawa serta perangkat gamelan.

Koleksi

sunting

Koleksi museum ini berupa benda purbakala masa prasejarah sampai kerajaan-kerajaan lama, seperti Singosari, Majapahit, Cirebon, dan Mataram Islam. Teknologi Augmented Reality memungkinkan pengunjung melihat langsung secara detail benda-benda koleksi tersebut.

Galeri

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ Liputan6.com (2020-01-20). "History Of Java di Yogyakarta, Museum Sejarah yang Bikin Betah". liputan6.com. Diakses tanggal 2020-11-07. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Thomas Stamford Raffles

menjalankan operasi sehari-hari di Singapura. Ia juga menulis The History of Java (1817). Thomas Stamford Raffles merupakan anak pertama dari lima bersaudara

Daftar museum di Daerah Istimewa Yogyakarta

Berikut adalah daftar museum di Daerah Istimewa Yogyakarta berdasarkan data dari Asosiasi Museum Indonesia dan Kemendagri. Daftar museum ini diurutkan berdasarkan

Java

Java adalah bahasa pemrograman yang dapat dijalankan di berbagai komputer termasuk telepon genggam. Bahasa ini awalnya dibuat oleh James Gosling saat masih

Syekh Jumadil Qubro

satu bukti literatur keberadaan Syekh Jumadil Kubro terdapat pada The History of Java (hal:127) karya Thomas Stamford Raffles. Buku itu menyebut, Syekh Jumadil

Daftar museum di Indonesia

Berikut adalah daftar museum di Indonesia. Beberapa daftar dibuat berdasarkan daftar anggota Asosiasi Museum Indonesia dan data master warisan budaya benda

Batik

diketahui di luar masyarakat Nusantara setelah terbitnya buku The History of Java oleh Thomas Stamford Raffles pada tahun 1817 yang memuat penjelasan

Borobudur

Soekmono (1976), halaman 13. Thomas Stamford Raffles (1817). The History of Java (Edisi 1978). Oxford University Press. ISBN 0-19-580347-7. J. L. Moens

Prasen

Pemeliharaan CS1: Lokasi penerbit (link) Thomas Stamford Raffles. The History of Java (dalam bahasa English). Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui