Dardanella (Çanakkale Boğazı)
Selat Gallipoli
Peta topografi Dardanella
Jenis perairanSelat
Bagian dariSelat Turki
Terletak di negaraTurki
Panjang maksimal61 km (38 mi)

Selat Dardanella (bahasa Yunani: Δαρδανέλλια, Dardanellia; bahasa Turki: Çanakkale Boğazı), awalnya dikenal sebagai Hellespontos (bahasa Yunani: Ἑλλήσποντος, Hellespontos, secara harfiah bermakna "laut Helle"), adalah selat sempit di Turki bagian barat daya yang menghubungkan Laut Aegea dengan Laut Marmara. Selat ini adalah salah satu Selat Turki, bersama dengan Selat Bosporus.

Selat ini panjangnya mencapai 61 kilometer (38 mi) tetapi lebarnya hanya 1.2 sampai 6 kilometer (0.75 to 3.7 mi), dan kedalaman rata-ratanya adalah 55 meter (180 ft) dengan kedalaman maksimum mencapai 82 meter (300 ft). Air mengalir ke dua arah di selat ini, dari Laut Marmara ke Laut Aigea melalui arus permukaan dan mengalir ke arah yang berlawanan melalui arus bawah laut.[butuh rujukan]

Seperti halnya Selat Bosporus, Selat Dardanella memisahkan benua Eropa (semenanjung Gallipoli) dari benua Asia. Selat ini adalah perairan internasional, dan bersama dengan Bosporus, selat ini menghubungkan Laut Hitam dengan Laut Tengah. Selat ini sangat strategis karena menjadi penghubung Eropa dan Asia. Tercatat dalam sejarah daerah ini menjadi daerah pertempuran antara lain Perang Troya pada zaman yunani kuno serta Kampanye Gallipoli saat Perang Dunia I.[butuh rujukan]

Sebuah jembatan gantung direncanakan untuk dibangun melintasi selat ini, dan akan menghubungkan Saricay (sebuah distrik di Çanakkale) di Asia dengan Kilitbahir di Eropa.[butuh rujukan]

Catatan kaki

sunting

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Abydos, Hellespontos

Abydos (bahasa Yunani: Άβυδος) adalah kota kuno di Mysia, Asia Kecil. Kota ini terletak di Nara Burnu atau Titik Nagara di pesisir Eropa Hellespontos.

Frigia

diganti menjadi Phruges setelah migrasi terakhir ke Anatolia melalui Hellespont. Negara Frigia bangkit pada abad ke-8 SM dengan ibu kota di Gordium. Selama

Pertempuran Thermopilai

jangka panjang, penimbunan, dan wajib militer. Ahasyweros memutuskan bahwa Hellespont akan dijembatani untuk memungkinkan pasukannya menyeberang ke Eropa, dan

Renang perairan terbuka

ini dimulai pada 3 Mei 1810, ketika Lord Byron berenang mewati sungai Hellespont (sekarang dikenal dengan Dardanelles) dari Eropa ke Asia. Pada edisi pertama

Aleksander Agung

Antipatros untuk mengurus Makedonia. Pasukan Aleksander menyeberangi Hellespont pada tahun 334 SM dengan jumlah tentara sekitar 48.100 infantri, 6.100

Pertempuran Issos

Kekaisaran Akhemeniyah. Setelah pasukan Aleksander berhasil menyeberangi Hellespont (Dardanelles) dan mengalahkan satrap-satrap Persia yang dipimpin oleh

Yunani Kuno

405 SM ketika Sparta berhasil memotong jalur suplai pangan Athena dari Hellespont. Terpaksa menyerang, armada angkatan laut Athena yang pincang dihancurkan

Darius I dari Persia

membalas dengan mengirim tentara yang dipimpin oleh menantunya menyeberangi Hellespont. Akan tetapi, tentara Persia kalah akibat badai dan gangguan Trakia. Darius