Perunggu
Perunggu di Synchronize Fest, 2025
Informasi latar belakang
AsalJakarta, Indonesia
GenreRock, Indie rock, Rock alternatif
Tahun aktif2019 - sekarang
LabelPodium Records
Anggota
  • Adam Adenan
  • Ildo Hasman
  • Maul Ibrahim
  • Fajri Ibrahim

Perunggu merupakan grup musik rock alternatif asal Indonesia terdiri dari Adam Adenan, Ildo Hasman dan Maul Ibrahim ini dibentuk pada tahun 2019. Sepanjang kariernya, grup musik ini sudah merilis dua album studio, Memorandum (2022) dan Dalam Dinamika (2025).[1]

Sejarah

sunting

Awal karier

sunting

Terbentuknya Perunggu berawal dari keisengan para personilnya yang sekadar latihan musik selepas pulang kerja. Ketiga personilnya memiliki pekerjaan di luar dunia musik. Seiring berjalan waktu, mereka memutuskan untuk terjun ke dunia musik tanpa meninggalkan pekerjaan mereka. Salah satu hal yang paling unik dari Perunggu adalah latar belakang personelnya. Ketiga anggota intinya, Adam Palupi (bass), Ildo Hasman (drum), dan Maul Ibrahim (vokal/gitar), adalah pekerja kantoran penuh waktu. Identitas ini sangat melekat pada citra band mereka sehingga di juluki "Band Rock Pulang Kantor", di mana mereka sering tampil dengan gaya khas pria kantoran yang mencari pelampiasan kreatif di luar jam kerja.[2]

Karier musik

sunting

Perunggu mengawali kariernya dengan merilis singel non album pertama, yang berjudul "Menyala" dirilis pada 25 November 2019.[3] Perunggu kembali merilis singel non album kedua, yang berjudul "Jenuh Kan Kutelan" dirilis pada 16 Januari 2020.[4] Perunggu merilis album pertama, yang berjudul Memorandum dirilis pada 11 Maret 2022.[5] Mereka kemudian merilis album kedua, Dalam Dinamika, pada 22 Agustus 2025.[6]

Anggota Band

sunting
  • Maul Ibrahim – vokalis, gitaris (2019-sekarang)
  • Adam Adenan – bassis, keyboardis (2019-sekarang)
  • Ildo Hasman – drummer (2019-sekarang)[7]

Diskografi

sunting

Album studio

sunting

Album mini

sunting
  • Pendar (2020)

Singel

sunting
  • "Menyala" (2019)
  • "Rencana Usang" (2020)
  • "Jenuh Kan Kutelan" (2020)
  • "Biang Lara" (2021)
  • "Tarung Bebas" (2021)
  • "Kalibata, 2012" (2022)
  • "Pastikan Riuh Akhiri Malammu" (2022)
  • "33x" (2023)
  • "Tapi" (2024)
  • "Pasti Ada Jalan" (2024)
  • "Berhasil" (2025)
  • "Pikiran Yang Matang" (2025)

Referensi

sunting
  1. ^ Sarana, PT Balarusa Mitra (2021-06-25). "Perunggu dan Perayaan Atas Kelelahan". POP HARI INI (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2022-08-22.
  2. ^ Superlive. "Perunggu, Band Rock Pulang Kantor dengan Musik Penuh Kejutan". www.superlive.id. Diakses tanggal 2022-08-22.
  3. ^ "Jenuh Kan Kutelan - Stripped, by Perunggu". Perunggu (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-01-16.
  4. ^ Pop, Cherry (2023-03-14). "PERUNGGU". CHERRYPOP (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-01-16.
  5. ^ developer, mediaindonesia com (2022-03-21). "Trio Perunggu Rilis Album Memorandum". mediaindonesia.com. Diakses tanggal 2022-08-22.
  6. ^ developer, mediaindonesia com. "Perunggu Rilis Album Kedua Dalam Dinamika". mediaindonesia.com. Diakses tanggal 2025-08-22.
  7. ^ "Potret & Profil Perunggu, Band Rock Pulang Kantor Asal Jakarta yang Akan Tampil di KLBB 2025". KapanLagi.com. Diakses tanggal 2025-08-22.

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Has Manan

Jakarta Selatan. Ia meninggalkan seorang istri, tiga anak dan satu cucu. "Hasmanan". filmindonesia.or.id. Diakses tanggal 2026-06-01. "INDONESIANCINEMATHEQUE"

Anak-Anak Tak Beribu

Indonesia yang diproduksi pada tahun 1980. Film ini disutradarai oleh Hasmanan dan dibintangi oleh A. N. Alcaff dan Debby Cynthia Dewi. Setelah ditinggal

Daftar film Indonesia terlaris sepanjang masa

1976 Ateng Sok Tau 220.083 Rapi Films, Konsorsium Film Eropa-Amerika I Hasmanan 1977 Inem Pelayan Sexy 371.369 Candi Dewi Film Nya' Abbas Akup Suptan Film

Dedi Mulyadi

(Demokrat) Jawa Barat III Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz (PKB) Irwan Ardi Hasman (Gerindra, menggantikan Ahmad Riza Patria) Endang Setyawati Thohari (Gerindra)

Bing Slamet

peran antagonisnya Bing Slamet Setan Djalanan (1972) yang disutradarai Hasmanan. Pada tahun 1963, pria ini membentuk sebuah grup musik yang diberi nama

Mulan Jameela

(Demokrat) Jawa Barat III Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz (PKB) Irwan Ardi Hasman (Gerindra, menggantikan Ahmad Riza Patria) Endang Setyawati Thohari (Gerindra)

Connie Sutedja

1960—an. Dalam film berjudul Bunga Putih pada tahun 1966 karya sutradara Hasmanan, ia berperan bersama Ateng, Lilis Suryani, dan Bing Slamet. Pada tahun

Ateng Sok Tau

Sok Tau adalah film Indonesia pada tahun 1976 dengan disutradarai oleh Hasmanan. Film ini dibintangi antara lain oleh Ateng dan Iskak. Ateng dan Iskak