Halule (bahasa Akkadia: Ḫalulê, sebuah transliterasi aksara paku yang tertulis Ha-le-lu-e)[1] adalah sebuah kota yang tak diakui secara arkeologis, namun terdapat spekulasi bahwa reruntuhannya seharusnya ada di suatu tempat di dekat Baghdad. Kota tersebut utamanya dikenal karena Pertempuran Halule pada 691 SM antara pasukan raja Asyur Sanherib (705–681 SM) dan pasukan gabungan Babel, Aram, Kaldea, Elam dan suku bangsa dari Pegunungan Zagros.[2]

Referensi

sunting
  1. ^ Glassner, Jean-Jacques (2004). Mesopotamian Chronicles. Society of Biblical Literature. hlm. 198–199. ISBN 9781589830905.
  2. ^ Bryce, Trevor (2009). The Routledge Handbook of The Peoples and Places of Ancient Western Asia. Routledge. hlm. 280–281. ISBN 978-0415394857.


Templat:AncientNearEast-stub

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Sanherib

di dekat kota Halule. Humban-Numena dan panglimanya, Humban-undasya, memimpin angkatan perang Babel dan Elam. Hasil Pertempuran Halule tidaklah jelas

Tawarikh Nabonassar sampai Shamash-shum-ukin

17 mengumpulkan tentara Elam dan Akkad serta berperang melawan Asyur di Halule 18 Ia menyebabkan tentara Asyur mundur. ------------------------------------------

Musyezib-Marduk

diserang oleh Babel dan Asyur beberapa tahun sebelumnya), dalam Pertempuran Halule. Tak jelas siapa yang memenangkan pertempuran tersebut, karena kedua belah